Archives: Projects

Project Details

PT Karta Bhumi Nusantara conducted topographic surveys in several irrigation areas as part of its contribution to the Ministry of Public Works and Public Housing’s Land and Water Optimization (OPLAH) program. These surveys aim to support sustainable agricultural development by providing accurate spatial data for planning, monitoring, and optimizing water and land resources.

This activity was conducted using the RTK GNSS survey method, which allows for the production of precise topographic maps, irrigation channel cross-sections, and other critical data to ensure the effective design and implementation of irrigation infrastructure improvements.

Project Name
Survei Topografi untuk Optimalisasi Lahan dan Air di Banten
Category
Planning

Project Summery

The results of a topographic survey conducted in 28 Irrigation Areas (D.I.) in Banten Province revealed varying conditions in the irrigation network, both in terms of construction and functionality. While most canals are constructed using concrete, many sections of earthen canals are still susceptible to damage, leaks, and sedimentation. The obtained elevation, contour, and cross-sectional and longitudinal data provide a detailed picture of the canal's capacity and physical condition, which can serve as a basis for technical planning for irrigation network repairs and rehabilitation. 
With a total surveyed canal length of 138.86 km, RTK GNSS measurement data, 1:1,000-scale contour maps, and 50-meter long and cross-section profiles have been compiled as the primary output. This information is expected to support the Ministry of Public Works and Public Housing (PUPR) through its OPLAH program in making strategic decisions regarding the rehabilitation, improvement, and maintenance of irrigation canals in Banten. Accurate geospatial data allows for more targeted planning, thereby increasing agricultural productivity and supporting national food security.

Project Details

PT Karta Bhumi Nusantara conducted an aerial mapping survey along the Cikampek-Haurgeulis railway line as part of its efforts to provide high-quality spatial data for railway infrastructure planning, monitoring, and development. This activity was carried out using high-tech UAV (drone mapping) capable of producing high-resolution orthophotos and digital elevation models efficiently and accurately.

Project Name
Survei Fotogrametri Udara pada Jalur Kereta Api Cikampek – Haurgeulis
Client
PT. Tigenco Graha Persada
Category
Planning
Location
Karawang, West Java
Year
2025

Project Summery

Survei fotogrametri adalah metode pengukuran dan pemetaan permukaan bumi melalui analisis foto udara atau citra yang diambil dari pesawat, drone (UAV), maupun satelit. Teknik ini memanfaatkan prinsip geometri dan optik untuk mengubah gambar dua dimensi menjadi informasi spasial tiga dimensi, seperti kontur, elevasi, dan posisi objek di permukaan tanah.
Dalam pelaksanaannya, survei fotogrametri dilakukan dengan mengambil serangkaian foto yang saling bertampalan, kemudian diolah menggunakan perangkat lunak khusus untuk menghasilkan produk seperti ortofoto, model elevasi digital (DEM/DTM/DSM), dan peta topografi. Metode ini sangat efisien untuk pemetaan area yang luas dengan tingkat ketelitian yang tinggi, sehingga banyak digunakan dalam bidang konstruksi, transportasi, kehutanan, pertambangan, dan perencanaan wilayah.

Project Details

PT. Karta Bhumi Nusantara telah melaksanakan Penetapan dan Penegasan Batas Wilayah di Kabupaten Raja Ampat dengan jumlah wilayah 10 Distrik (48 Desa), Penetapan dan Penegasan Batas Wilayah Desa dilakukan secara kartometrik berdasarkan kesepakatan bersama para pihak terkait yang berbatasan.

Project Name
Penetapan dan Penegasan Batas Wilayah (PPBW) di Kabupaten Raja Ampat
Client
Raja Ampat Regency Regional Government
Category
Geospasial,GIS
Location
Raja Ampat Regency
Year
2025

Project Summery

Penetapan dan Penegasan Batas Desa (PPBW) merupakan langkah strategis dalam memperkuat kepastian hukum terhadap batas administrasi di tingkat desa. Kegiatan ini mencakup verifikasi dokumen hukum serta penelusuran batas secara kartometrik. Dengan batas wilayah yang jelas dan disepakati bersama, pemerintah desa memiliki landasan hukum yang kuat dalam menyusun dokumen perencanaan, melaksanakan pembangunan, serta mengelola aset desa secara tertib.
PPBW tidak hanya berdampak pada aspek administrasi dan hukum, tetapi juga berperan penting dalam mendukung integrasi data spasial nasional, seperti Kebijakan Satu Peta. Batas desa yang telah ditetapkan dapat menjadi acuan dalam pemetaan potensi wilayah, pelayanan publik, penyaluran dana desa, serta mitigasi konflik batas antarwilayah. Oleh karena itu, proses ini memerlukan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga institusi teknis, agar hasil yang dicapai akurat, partisipatif, dan berkelanjutan.

Project Details

PT. Karta Bhumi Nusantara telah melaksanakan survei batimetri sebagai data informasi kedalaman untuk studi batas wilayah Sungai Citarum.

Survei batimetri merupakan kegiatan pengukuran kedalaman perairan yang bertujuan untuk mengetahui morfologi dasar laut, sungai, danau, atau rawa. Data yang dihasilkan dari survei ini sangat penting untuk berbagai kebutuhan, seperti pemetaan dasar perairan, perencanaan infrastruktur, pemantauan sedimentasi, hingga pengelolaan lingkungan perairan. Dalam pelaksanaannya, survei batimetri menggunakan perangkat echo sounder, high-precision positioning system (GNSS RTK), dan perangkat pendukung lainnya seperti USV (Unmanned Surface Vehicle) untuk pengumpulan data yang efisien di wilayah yang sulit dijangkau.

Project Name
Survei Batimetri untuk Kajian Sempadan Sungai Citarum
Client
BBWS
Category
Hidrografi,Planning
Location
Citarum, West Java
Year
2025

Project Summery

Single Beam Echo Sounder (SBES) adalah alat survei batimetri yang digunakan untuk mengukur kedalaman perairan pada satu titik secara vertikal, tepat di bawah sensor. Alat ini bekerja dengan memancarkan gelombang suara (sonar) ke dasar sungai, dan menghitung waktu pantulan gelombang tersebut untuk menentukan kedalaman. SBES banyak digunakan dalam survei sungai, danau, waduk, maupun wilayah pesisir karena operasionalnya yang relatif sederhana dan efisien. Dalam kajian sempadan sungai, SBES menjadi instrumen penting untuk mendapatkan data profil dasar sungai secara linier sepanjang lintasan survei. Data kedalaman yang dikumpulkan akan dikombinasikan dengan data posisi dari GNSS serta dikoreksi menggunakan data pasang surut, sehingga menghasilkan informasi batimetri yang akurat dan dapat digunakan untuk analisis geomorfologi sungai serta penentuan batas sempadan yang sesuai dengan regulasi.
Pasang surut (pasut) adalah fenomena naik turunnya muka air laut atau sungai yang disebabkan oleh gaya gravitasi bulan dan matahari terhadap bumi. Dalam konteks survei batimetri, pengukuran pasut sangat penting untuk mengoreksi data kedalaman yang diperoleh agar dapat direferensikan ke datum vertikal yang konsisten, seperti Mean Sea Level (MSL). Tanpa koreksi pasut, hasil pengukuran kedalaman menggunakan alat seperti Single Beam Echo Sounder (SBES) dapat menghasilkan data yang tidak akurat akibat fluktuasi muka air saat survei dilakukan. Pengukuran pasut dapat dilakukan secara manual menggunakan mistar pasut (tide staff) atau secara otomatis dengan alat pencatat pasut digital (tide gauge). Data pasut yang dikumpulkan selama periode survei akan digunakan dalam proses koreksi (tide correction) sehingga kedalaman akhir mencerminkan kondisi sebenarnya dasar perairan. Hal ini menjadi dasar penting dalam kajian teknis seperti penetapan sempadan sungai, analisis banjir, dan pengelolaan wilayah pesisir atau daerah aliran sungai.

Project Details

Dalam rangka mendukung pengelolaan sempadan sungai yang berbasis data dan akurat, PT. Karta Bhumi Nusantara melaksanakan survei topografi menggunakan teknologi UAV LiDAR di sepanjang koridor Sungai Citarum di wilayah administrasi Jawa Tengah. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sistematis dalam penataan ruang dan mitigasi risiko banjir di wilayah rawan banjir.

Project Name
Survei UAV LiDAR untuk Kajian Sempadan Sungai Citarum
Client
BBWS
Category
Aerial Mapping,Planning
Location
Citarum, West Java
Year
2025

Project Summery

Hasil survei ini akan digunakan sebagai dasar penyusunan kebijakan zonasi, perlindungan ekosistem bantaran sungai, dan pengendalian kegiatan pembangunan di wilayah sekitar sungai. Penetapan batas tersebut sangat penting untuk menjaga fungsi ekologis sungai dan mencegah kerusakan lingkungan akibat pemanfaatan ruang yang tidak terkendali.                                                                                                                                                                                                                               Teknologi UAV (Unmanned Aerial Vehicle) LiDAR dipilih karena kemampuannya dalam memperoleh data elevasi beresolusi tinggi secara cepat, efisien, dan akurat, bahkan di wilayah dengan vegetasi yang rapat atau morfologi yang kompleks. Dengan menggunakan sensor LiDAR (Light Detection and Ranging), kami berhasil mengumpulkan data titik awan yang mampu membedakan antara tajuk vegetasi, bangunan, dan permukaan tanah (tanah kosong), yang sangat krusial dalam pembuatan model elevasi digital (DTM) untuk penentuan batas sungai.

Project Details

PT. Karta Bhumi Nusantara telah melakukan survei batimetri sepanjang 7 kilometer di wilayah pesisir Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Survei ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran morfologi dan kedalaman perairan yang akan dijadikan acuan dalam berbagai kegiatan perencanaan dan pengelolaan DAS.

Project Name
Survei Batimetri di Kabupaten Demak
Category
Hidrografi,Property
Location
Demak, Central Java
Year
2025

Project Summery

Survei batimetri merupakan kegiatan pemetaan dasar perairan untuk mengetahui kedalaman dan morfologi dasar laut atau sungai. Salah satu metode yang umum digunakan dalam survei ini adalah singlebeam echosounder, yaitu alat yang memancarkan gelombang suara tegak lurus ke dasar perairan dan merekam waktu pantulan gelombang tersebut untuk menghitung kedalaman. Metode ini efektif digunakan untuk survei di area dengan cakupan sempit hingga menengah, seperti sungai, danau, atau pesisir pantai. Dalam pelaksanaannya, singlebeam echosounder dikombinasikan dengan sistem navigasi GPS atau DGPS guna memperoleh posisi horizontal yang akurat dari setiap titik pengukuran kedalaman. Data yang diperoleh kemudian diolah dan dikoreksi terhadap pasang surut agar menghasilkan peta batimetri yang representatif dan siap digunakan untuk berbagai keperluan teknis, seperti perencanaan pelabuhan, pengendalian abrasi, reklamasi, serta pengelolaan wilayah pesisir dan sumber daya kelautan.

Project Details

PT Karta Bhumi Nusantara telah mengerjakan berbagai proyek dari tahun 2021 sampai sekarang, diawal tahun 2025 ini proyek yang telah dikerjakan. Salah satu nya yaitu Survei UAV LiDAR untuk Proyek Properti di Godean, Yogyakarta.

Project Name
Survei UAV LiDAR untuk Proyek Properti
Category
Construction,Property
Location
Godean, DIY
Year
2025

Project Summery

LiDAR (Light Detection and Ranging) adalah teknologi yang menggunakan sinar laser untuk mengukur jarak ke suatu objek. Dalam konteks properti, LiDAR digunakan untuk membuat peta tiga dimensi (3D) yang sangat detail dari suatu area. Peta 3D ini kemudian dapat digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari perencanaan proyek hingga pemantauan konstruksi.

Project Details

PT Karta Bhumi Nusantara sudah mengerjakan berbagai proyek dari tahun 2021 sampai sekarang, di tahun 2024 tercatat ada lebih dari 20 proyek yang telah dikerjakan. Salah satu nya yaitu Survei UAV LiDAR dan Fotogrametri untuk Jalur Pipa di Tuban, Jawa Timur.

Project Name
Survei UAV LiDAR dan Fotogrametri untuk Jalur Pipa di Tuban, Jawa Timur
Category
Construction
Location
Tuban, Jawa Timur
Year
2024

Project Summery

UAV LiDAR (Unmanned Aerial Vehicle - Light Detection and Ranging) telah menjadi teknologi yang revolusioner dalam dunia pemetaan, terutama untuk aplikasi yang membutuhkan data spasial yang sangat detail dan akurat. Salah satu penerapan yang signifikan dari teknologi ini adalah dalam pemetaan jalur pipa.
Jalur Pipa adalah sistem transportasi yang digunakan untuk mengalirkan berbagai jenis fluida, seperti minyak bumi, gas alam, air, dan bahan kimia lainnya, dari sumbernya menuju tempat tujuan.

Project Details

PT Karta Bhumi Nusantara sudah mengerjakan berbagai proyek dari tahun 2021 sampai sekarang, di tahun 2024 tercatat ada lebih dari 20 proyek yang telah dikerjakan. Salah satu nya yaitu Survei Batimetri di Karawang.

Project Name
Survei USV Batimetri di Karawang
Category
Hidrografi,Reconstruction
Location
Karawang, Jawa Barat
Year
2024

Project Summery

Survei batimetri adalah proses pengukuran kedalaman suatu badan air untuk menghasilkan peta batimetri, yaitu peta yang menunjukkan topografi dasar laut atau sungai. Peta batimetri ini sangat penting untuk berbagai keperluan, seperti navigasi, konstruksi lepas pantai, pengelolaan sumber daya laut, dan penelitian oseanografi.fi dasar air.
Unmanned Surface Vehicle (USV) atau Kapal Tanpa Awak adalah salah satu teknologi terbaru yang digunakan untuk melakukan survei batimetri. USV memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan metode survei tradisional, seperti Efisiensi USV dapat beroperasi secara otonom atau semi-otonom, sehingga mengurangi kebutuhan tenaga kerja. Akurasi dengan sensor yang canggih, USV dapat menghasilkan data batimetri yang sangat akurat. Keamanan pengoperasian USV lebih aman karena tidak melibatkan manusia secara langsung di area yang berbahaya. Fleksibilitas  USV dapat digunakan di berbagai kondisi perairan, baik di perairan dangkal maupun dalam.

Project Details

PT Karta Bhumi Nusantara sudah mengerjakan berbagai proyek dari tahun 2021 sampai sekarang, di tahun 2024 tercatat ada 20 proyek yang telah dikerjakan. Salah satu nya yaitu Survei pengukuran GCP

Project Name
Pengukuran GCP di Cihea, Cianjur
Client
BBWS Citarum
Category
Hidrografi,Reconstruction
Location
Cihea, Cianjur
Year
2024

Project Summery

Ground Control Point (GCP) adalah titik referensi fisik di permukaan bumi yang memiliki koordinat geospasial yang diketahui secara akurat. GCP sangat penting dalam proses pemetaan, terutama dalam pemetaan foto udara atau citra satelit. Dengan adanya GCP, akurasi hasil pemetaan dapat ditingkatkan secara signifikan.
Mengapa GCP Penting?  Georeferensi GCP digunakan untuk menyelaraskan citra satelit atau foto udara dengan posisi sebenarnya di permukaan bumi. Kalibrasi GCP membantu dalam kalibrasi sensor kamera dan sistem posisi global (GPS) yang digunakan dalam pengambilan data. Peningkatan Akurasi  Dengan adanya GCP, hasil pemetaan akan lebih akurat dan terpercaya.