Archives: Projects

Project Details

PT Karta Bhumi Nusantara melakukan survei terpadu menggunakan UAV LiDAR dan USV untuk pengukuran kedalaman air di saluran limbah di OKI guna menghasilkan peta kontur 1 meter, Model Digital Terrain (DTM), potongan melintang panjang, dan perhitungan volume existing sebagai dasar untuk mengevaluasi kapasitas dan mengidentifikasi sedimentasi.

Project Name
Survei LiDAR UAV dan Survei Batimetri USV untuk Saluran Pembuangan Limbah
Category
Hidrografi,Planning

Project Summary

Pengelolaan saluran air limbah di kawasan industri memerlukan data yang akurat, rinci, dan terkini. Tidak hanya untuk memantau kondisi permukaan, tetapi juga untuk memahami profil dasar saluran, yang menentukan kapasitas penyimpanan, kelancaran aliran, dan potensi sedimentasi. Untuk memenuhi kebutuhan ini, PT Karta Bhumi Nusantara melayani jasa survei pemetaan terpadu di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, pada saluran air limbah yang berfungsi sebagai rute penting dalam sistem pembuangan menuju area pengolahan/pembuangan akhir.
Proyek ini menggabungkan dua teknologi yang saling melengkapi: LiDAR UAV untuk memetakan topografi tanggul dan area sekitarnya secara detail dan presisi, serta USV batimetri (Single Beam Echo Sounder/SBES) untuk merekam kedalaman dan morfologi dasar kanal. Hasilnya bukan hanya peta, tetapi representasi 3D komprehensif—dari permukaan tanah hingga dasar air—yang jauh lebih powerful untuk analisis teknis dibandingkan dengan masing-masing metode secara terpisah.
Di lapangan, akurasi dijaga melalui penetapan titik kontrol (BM) dan pengikatan koordinat menggunakan pengamatan GNSS statis di titik kontrol sepanjang kanal. Untuk batimetri, pengukuran dilakukan sepanjang rute survei yang direncanakan sehingga profil kedalaman kanal dapat dibaca secara konsisten. Sementara itu, untuk UAV LiDAR, pengambilan data dilakukan dengan skenario tumpang tindih yang memadai, termasuk dukungan mode perekaman yang efektif untuk memperoleh titik permukaan tanah bahkan di area bervegetasi.
Pengolahan data dilakukan secara ketat: koreksi lintasan LiDAR (GNSS–IMU), pembersihan noise, klasifikasi permukaan tanah dan non-tanah, serta pembentukan Model Terrain Digital (DTM). Data batimetri dikoreksi agar sejajar dengan referensi elevasi yang sama, kemudian digabungkan dengan model topografi untuk membentuk model saluran yang lengkap. Dari model ini, tim menyusun peta kontur dengan interval 1 meter (skala 1:1.000), menghasilkan potongan panjang dan potongan melintang (skala teknis H 1:100 dan V 1:100), serta menghitung volume yang ada berdasarkan potongan melintang untuk mendukung evaluasi kebutuhan normalisasi/pengelolaan kanal.
Through integrated LiDAR–bathymetry surveys, managers obtain a solid data foundation for: assessing current chaMelalui survei LiDAR–batimetri terintegrasi, para pengelola memperoleh dasar data yang kokoh untuk: mengevaluasi kapasitas saluran saat ini, mengidentifikasi tanda-tanda sedimentasi/pengendapan, memetakan potensi penyempitan saluran, dan mengembangkan rencana tindak lanjut yang lebih sesuai—lebih cepat, lebih aman, dan dengan risiko kesalahan manusia di lapangan yang lebih rendah.nnel capacity, identifying indications of sedimentation/silting, mapping potential channel narrowing, and developing more appropriate follow-up plans—faster, safer, and with less risk of human error in the field.
Hasil utama dari pekerjaan ini
-Raw Data UAV LiDAR & USV Bathymetry (softcopy)
-1:1,000 scale map with 1 m contour interval (softcopy)
-Potongan Panjang & Potongan Melintang skala H 1:100, V 1:100 (salinan elektronik)
-Calculation of Existing Volume (softcopy)
-Final Survey Report (softcopy)
Jika Anda membutuhkan pemetaan kanal, sungai, bendungan, waduk, atau infrastruktur air lainnya—baik untuk penilaian kapasitas, pemantauan sedimentasi, atau perencanaan normalisasi—PT Karta Bhumi Nusantara siap membantu dengan metode survei modern, terukur, dan akuntabel.
Let’s collaborate. Contact us to discuss your survey needs and get the right data from the start.
#UAVLidar #Bathymetry #USVSurvey #SingleBeamEchoSounder #SurveyDanPemetaan #Topografi #DTM #Kontur1Meter #CrossSection #LongSection #VolumeCalculation #GeospatialData #KanalLimbah #OKI #SumateraSelatan #PTKartaBhumiNusantara #JasaSurveiPemetaan

Project Details

Survei Topografi dan Batimetri Terpadu oleh PT Karta Bhumi Nusantara untuk DIR Kuin dan DIR Bahaur, Palangkaraya (±5.000 ha)—menggabungkan kontrol GNSS, fotogrametri UAV, dan batimetri SBES untuk menghasilkan foto ortofoto beresolusi tinggi, Model Digital Terrain (DTM), kontur, dan penampang melintang untuk perencanaan dan rehabilitasi irigasi.

Project Name
Survei Topografi dan Batimetri untuk Daerah Irigasi Rawa Pasang Surut (DIR Kuin & DIR Bahaur) – Palangkaraya, Kalimantan Tengah
Category
Hidrografi,Planning

Project Summary

Pengelolaan irigasi rawa pasang surut tidak pernah mudah. Tingkat air berfluktuasi mengikuti pasang surut, akses dapat dibatasi oleh air dangkal dan vegetasi yang padat, dan kondisi tanah yang lembut seringkali membuat survei darat konvensional menjadi tidak efisien. Untuk mendukung perencanaan dan rehabilitasi jaringan irigasi yang lebih baik, PT Karta Bhumi Nusantara melaksanakan survei topografi dan batimetri terintegrasi di DIR Kuin dan DIR Bahaur di Palangkaraya, mencakup area sekitar ±5.000 hektar.
Proyek ini menghasilkan data spasial akurat dan beresolusi tinggi untuk membantu pemangku kepentingan mengevaluasi kondisi existing, menganalisis kapasitas saluran, mengidentifikasi pola sedimentasi, dan merencanakan pekerjaan perbaikan dengan keyakinan.
Tujuan proyek
Tujuan utama survei ini adalah memperoleh data kondisi existing yang andal untuk saluran irigasi rawa dan wilayah sekitarnya dengan menggabungkan: 
-RTK GNSS untuk fitur daratan (tanggul, tepi kanal, struktur, titik akses)
SBES bathymetry untuk memetakan kedalaman kanal dan morfologi bawah air
Fotogrametri UAV untuk menghasilkan foto ortofoto beresolusi tinggi dan model medan
Pendekatan terintegrasi ini memastikan bahwa elevasi permukaan dan kedalaman saluran tercatat secara komprehensif, yang sangat penting untuk lingkungan irigasi rawa di mana sebagian besar sistem tergenang secara permanen.
Untuk memastikan akurasi posisi yang tinggi, proyek dimulai dengan menetapkan kerangka kontrol geodetik melalui Bench Marks (BM) dan Control Points (CP) di kedua DIR.
Pengukuran kontrol dilakukan menggunakan pengamatan diferensial statis GNSS selama 1 jam per BM/CP, dengan satu BM di setiap DIR yang langsung terhubung ke stasiun CORS terdekat: DIR Kuin ke CORS CKTT dan DIR Bahaur ke CORS CBJM, menggunakan sesi 7 jam untuk memperkuat keandalan jaringan. Semua koordinat diproses dalam sistem referensi SRGI2013 dengan datum vertikal EGM2008, dan ditransformasikan ke UTM Zona 49S (DIR Kuin) dan UTM Zona 50S (DIR Bahaur) untuk pemetaan siap pakai.
Pengumpulan data lapangan menggabungkan fotogrametri UAV, pengukuran detail RTK GNSS, dan batimetri untuk model lengkap “dari darat ke air”. Sebuah DJI Mavic 3E digunakan untuk menghasilkan foto ortofoto berdetail tinggi dan Model Terrain Digital (DTM), sementara data batimetri dikumpulkan menggunakan USV yang dilengkapi dengan Garmin 585Plus Single Beam Echo Sounder (SBES), yang dikalibrasi dengan pengukuran barcheck dan kedalaman sensor sebelum pengumpulan data.
Hasil akhir meliputi foto ortofoto (7–10 cm/piksel detail), DTM terintegrasi, peta kontur skala 1:1.000 dengan interval kontur 0,5 m, dan potongan panjang & melintang setiap 50 meter, beserta dataset mentah, buku deskripsi BM/CP, dan laporan teknis akhir—landasan lengkap untuk analisis presisi, desain, dan pemantauan masa depan pada sistem irigasi rawa pasang surut.
Siap beralih dari asumsi ke data akurat dan dapat ditindaklanjuti?
PT Karta Bhumi Nusantara siap mendukung proyek irigasi, pengelolaan air, dan infrastruktur Anda dengan survei topografi dan batimetri yang andal, disajikan dengan hasil yang jelas dan referensi siap pakai untuk rekayasa.
Let’s collaborate. Contact us to discuss your survey needs and get the right data from the start.
#TopographicSurvey #BathymetricSurvey #HydrographicSurvey #SwampIrrigation #IrrigationSurvey #WaterResources #Geospatial #SurveyingAndMapping #UAVMapping #DroneMapping #Photogrammetry #GNSS #RTK #PPK #DTM #Orthophoto #EngineeringSurvey #InfrastructureMapping #CentralKalimantan #Palangkaraya #jasasurveipemetaan #JasaSureiPemetaan #JasaSurveiIndonesia #Kartabhuminusantara

Project Details

Temukan apa yang tersembunyi di bawah permukaan air. Karta Bhumi melakukan survei batimetri untuk penyeberangan pipa BBM Cikampek–Plumpang di Jawa Barat, menggunakan kontrol GNSS, pemetaan RTK, dan echosounder gelombang tunggal yang dilengkapi USV untuk menghasilkan DTM, kontur, dan penampang melintang yang akurat untuk perencanaan yang siap digunakan dalam proyek teknik.

Project Name
Survei Bathimetri untuk Jalur Pipa Bahan Bakar Cikampek–Plumpang di Jawa Barat
Category
Hidrografi,Planning

Project Summary

Ketika rute pipa gas bertemu dengan sungai atau kanal, kisah sebenarnya tidak hanya terjadi di darat—tetapi juga di bawah permukaan air.
Karta Bhumi melakukan layanan jasa survei batimetri untuk merekam apa yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang: topografi bawah air (dasar sungai/kanal), variasi kedalaman, dan geometri saluran di titik-titik penyeberangan kunci. Peta bawah air ini menjadi landasan praktis untuk desain teknik yang lebih aman, cerdas, dan efisien.
Cakupan Survei
Pekerjaan ini berfokus pada empat titik penyeberangan perairan kunci di Jawa Barat:
-KP 11+200 – Sungai Walahar 
-KP 41+500 – West Tarum Main Canal (Saluran Induk Tarum Barat)
-KP 71+100 – CBL Canal (Cikarang Bekasi Laut)
-KP 81+400 – East Flood Canal (Banjir Kanal Timur / BKT) 
Bagaimana Kami Mengumpulkan Data
Untuk memastikan hasil yang akurat dan siap untuk rekayasa, survei menggabungkan:
-Static GNSS control points untuk sistem referensi  (UTM 48S / SRGI 2013 / EGM2008)
-RTK GNSS topography untuk memetakan tepi kanal/sungai dan fitur sekitarnya
-USV + Single Beam Echo Sounder (SBES) untuk mengukur kedalaman secara efisien dan aman, termasuk kalibrasi dan koreksi (barcheck, draft, dan penyesuaian tingkat air).
Apa yang Kami Berikan (Output Siap Digunakan dalam Desain Teknik)
Alih-alih hanya “angka kedalaman,” output survei disiapkan untuk penggunaan desain praktis:
-DTM (Digital Terrain Model) combining topography + bathymetry
-Contour maps at 1:1,000 scale with 0.5 m contour interval
-Long section (longitudinal profile)
-Cross sections every 5 meters across the channel 
Hasil-hasil ini membantu tim teknik memvisualisasikan penyeberangan dengan jelas—seperti “melihat” dasar sungai tanpa perlu menyelam.
Dengan data batimetri yang akurat, desain penyeberangan pipa tidak lagi sekadar asumsi—melainkan keputusan yang didukung oleh pengukuran nyata. Karta Bhumi siap mendukung proyek infrastruktur dan industri Anda dengan survei GNSS, topografi, dan batimetri yang andal, menghasilkan output yang jelas, siap digunakan dalam rekayasa, dan mudah diakses.
Let’s collaborate. Contact us to discuss your survey needs and get the right data from the start.
#KartaBhumi #BathymetrySurvey #SurveiBatimetri #PipelineCrossing #BBMPipeline #USVSurvey #EchoSounder #SingleBeamEchosounder #RTKGNSS #GNSSSurvey #TopographicSurvey #Geospatial #Mapping #DTM #Surveying #CivilEngineering #Infrastructure #WestJava #JasaSureiPemetaan #JasaSurveiIndonesia
Volumetric Analysis: Calculating stockpile volumes and land changes with high precision.

Project Details

PT Karta Bhumi Nusantara (PT KBN) berhasil melaksanakan proyek strategis untuk menentukan dan mengonfirmasi batas desa (PPBW) yang mencakup 24 distrik di seluruh Kabupaten Raja Ampat. Proyek berskala besar ini melibatkan penentuan dan pengonfirmasian batas 117 desa dan 4 kecamatan, dengan mengutamakan pendekatan kolaboratif dan akurasi data.

Project Name
Penetapan dan Pengesahan Batas Wilayah Pemerintahan Daerah Raja Ampat
Category
Geospasial,GIS,Planning

Project Summary

PT Karta Bhumi Nusantara (PT KBN) melaksanakan proyek jasa layanan pemetaan Pemetaan dan Penetapan Batas Desa (PPBW) di 24 kecamatan di Kabupaten Raja Ampat, mencakup 117 desa dan 4 kelurahan. Proses ini melibatkan pengumpulan data batas historis dan pemetaan batas untuk setiap desa, yang dilakukan dengan koordinasi erat bersama kepala kecamatan dan kepala desa.
Verifikasi peta batas dilakukan dengan dukungan Badan Informasi Geospasial (BIG) untuk memastikan kesesuaian dengan spesifikasi teknis nasional dan peraturan yang berlaku.
Pentingnya dan tujuannya
Peta batas desa secara hukum diwajibkan untuk setiap desa di Indonesia berdasarkan peraturan nasional. Selain itu, peta-peta ini merupakan persyaratan wajib untuk:
-Usulan perluasan wilayah
-Penyusunan Rencana Tata Ruang Terperinci (RDTR)
-Administrasi dan perencanaan pengembangan lahan
-Penyelesaian sengketa administratif dan teritorial
Pengumpulan Data Historis & Sosialisasi Pemerintah
Pemerintah daerah mengumpulkan data batas historis yang didukung oleh dokumen hukum sebagai dasar untuk penelusuran dan konfirmasi batas. Catatan historis ini menjadi acuan utama dalam penyusunan peta batas desa. Untuk memperkuat pemahaman institusional, BIG mengadakan kegiatan sosialisasi pemetaan batas bagi pemerintah daerah, menekankan pentingnya dan urgensi peta batas desa yang terstandarisasi.
Penetapan Batas Kartometrik
Penentuan batas kartometrik dilakukan oleh tim KBN berdasarkan kesaksian pemangku kepentingan dan data historis yang terverifikasi. Proses ini menggunakan citra satelit beresolusi tinggi, menerapkan teknik digitalisasi kartometrik untuk melacak batas desa secara akurat.
Standarisasi & Validasi Data
Data batas yang didigitalisasi distandarisasi sesuai dengan peraturan pemetaan desa. Pengolahan data spasial dilakukan menggunakan perangkat lunak GIS, diikuti dengan konfirmasi data bersama pemerintah desa terkait dan distrik tetangga. Pemeriksaan topologi diterapkan untuk memastikan akurasi dan konsistensi spasial.
Verifikasi Teknis oleh BIG
Verifikasi teknis oleh BIG dilakukan untuk memastikan peta batas desa memenuhi semua standar teknis nasional. Masalah yang teridentifikasi diperbaiki oleh tim KBN hingga peta secara resmi dinyatakan sesuai. Hingga saat ini, 39 desa dan 4 kelurahan perkotaan telah berhasil lulus verifikasi teknis BIG.
Langkah Berikutnya
Peta batas desa yang telah lulus verifikasi teknis kemudian dikompilasi menjadi Peta Keputusan Bupati sebagai lampiran Peraturan Bupati. KBN menyiapkan dokumen resmi (notulen kesepakatan), yang kemudian disetujui oleh pejabat desa dan kabupaten sebelum menjalani verifikasi akhir oleh Kementerian Dalam Negeri.
Our commitment is to provide spatial accuracy for the resolution of land disputes and better development planning
Volumetric Analysis: Calculating stockpile volumes and land changes with high precision.

Project Details

Dalam kerja sama strategis dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Artabhumi, tim konsultan ahli kami memberikan bimbingan komprehensif dalam bidang fotogrametri canggih, penempatan titik kontrol darat (GCP) dengan presisi tinggi, dan analisis data volumetrik yang kompleks. Inisiatif ini dirancang untuk memberdayakan personel kementerian dengan kecerdasan spasial yang diperlukan untuk pengelolaan berkelanjutan dan pemantauan real-time ekosistem hutan vital di Sumatra.

Project Name
Pemantauan Lingkungan: Karta Bhumi Nusantara & Artabhumi Memberdayakan KLHK dengan Teknologi Drone di Pekanbaru
Category
Planning

Project Summary

Pekanbaru, Sumatra – Era di mana ketepatan data lingkungan menjadi prioritas utama, Karta Bhumi Nusantara, sebuah konsultan terkemuka dalam bidang pemetaan spasial dan lingkungan, berhasil menyelenggarakan program pelatihan teknis intensif untuk personel Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Dalam kemitraan strategis dengan Artabhumi, program yang diselenggarakan pada pertengahan November 2025 di Pekanbaru menandai tonggak penting dalam integrasi teknologi fotogrametri untuk pemantauan kawasan hutan dan konservasi lingkungan di seluruh wilayah Sumatra.
Karta Bhumi Nusantara: Beyond Training, We Deliver Consulting Excellence
Sebagai konsultan spesialis, Karta Bhumi Nusantara menyadari bahwa citra udara hanya sebanding dengan akurasinya. Selama kolaborasi dengan KLHK, Karta Bhumi Nusantara menerapkan standar konsultasi tingkat tinggi, memastikan setiap peserta dapat menghasilkan data yang secara ilmiah valid dan secara hukum dapat dipertanggungjawabkan.
Misi kami melampaui pengajaran penerbangan drone; kami menyediakan metodologi konsultasi yang mengubah data mentah menjadi intelijen spasial yang dapat ditindaklanjuti
Dalam tiga hari ini dirancang secara sistematis untuk mencakup semua aspek operasional dan manajerial pemetaan modern:
1. Landasan Teori (Hari 1)
Sesi dimulai dengan pembahasan mendalam tentang teori fotogrametri dan ekosistem drone untuk penggunaan lingkungan. Sebagai konsultan yang mematuhi hukum, Karta Bhumi Nusantara menempatkan penekanan kuat pada:
-UAV: Memastikan semua operasi drone KLHK mematuhi otoritas ruang udara Indonesia.
-Manajemen Keselamatan: Menerapkan protokol Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) untuk memitigasi risiko di lapangan. 
-Perencanaan Penerbangan: Perencanaan misi strategis untuk pengumpulan data yang efisien di wilayah yang luas.
2. Implementasi Lapangan & Presisi GCP (Hari 2)
Teori diterapkan secara praktis saat peserta bergerak ke lapangan. Di bawah bimbingan instruktur Artabhumi dan konsultan Karta Bhumi, peserta melaksanakan:
-Penempatan GCP (Ground Control Point): Teknik konsultasi krusial yang ditekankan oleh Karta Bhumi untuk memastikan georeferensi presisi tinggi.
-Prosedur Pra-penerbangan & Darurat: Menetapkan SOP untuk melindungi aset hardware bernilai tinggi.
-Pengumpulan Data: Mengambil data udara beresolusi tinggi yang dioptimalkan untuk pemrosesan lanjutan.
3. Pemrosesan Data Lanjutan & Analisis Volumetrik (Hari 3)
Tahap akhir menampilkan keahlian inti Karta Bhumi Nusantara dalam analisis data. Peserta dibimbing dalam:
-Pemrosesan Orthophoto: Mengonversi gambar mentah menjadi peta digital terperinci dan dapat diukur.
-Analisis Volumetrik: Menghitung volume tumpukan material dan perubahan lahan dengan presisi tinggi.
-Visualisasi & Pelaporan: Mengkomunikasikan data spasial secara efektif untuk mendukung pengambilan keputusan kebijakan KLHK.
Apakah lembaga atau perusahaan Anda membutuhkan solusi pemetaan yang akurat dan profesional? Karta Bhumi Nusantara siap menjadi mitra strategis Anda dalam menyediakan konsultasi pemetaan dan pelatihan drone di seluruh Indonesia.
#KartaBhumiNusantara #KonsultanPemetaan #KonsultasiLingkungan #SurveiDrone #Fotogrametri #IntelligenceRuangAngkasa #KLHK #ProyekPekanbaru #PemetaanUAV #SolusiGeospasial #PemantauanHutan #AnalisisVolumetrik #JasaSurveiLiDAR

Project Details

PT. Karta Bhumi Nusantara telah berhasil menyelesaikan survei topografi komprehensif untuk mendukung Program Optimalisasi Lahan (OPLAH) di Provinsi Jawa Barat. Bersama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), tim kami melaksanakan operasi pemetaan besar-besaran di 21 Daerah Irigasi.

Project Name
Survei Topografi untuk Optimalisasi Lahan Irigasi di Jawa Barat
Category
Planning

Project Summary

Kami dengan bangga mengumumkan penyelesaian sukses Proyek Survei Topografi kami yang bertujuan untuk mengoptimalkan lahan dan jaringan irigasi di seluruh Provinsi Jawa Barat. Dilaksanakan oleh PT. Karta Bhumi Nusantara, inisiatif ini merupakan langkah penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional Indonesia melalui infrastruktur yang andal.
Apa yang Kami Lakukan 🔍
Untuk memastikan akurasi tertinggi, kami menggunakan teknologi RTK GNSS (Real Time Kinematic) terkini. Hal ini memungkinkan kami mencapai presisi horizontal ±1–2 cm dan presisi vertikal ±2–3 cm secara real-time. Mulai dari penetapan Bench Marks (BM) permanen hingga pembuatan peta kontur skala 1:1.000 yang detail, setiap langkah dilaksanakan dengan keunggulan teknis.Apa yang Kami Temukan di Lapangan?
To ensure the highest accuracy, we utilized cutting-edge RTK GNSS (Real Time Kinematic) technology. This allowed us to achieve horizontal precision of ±1–2 cm and vertical precision of ±2–3 cm in real-time. From establishing permanent Bench Marks (BM) to creating detailed 1:1,000 scale contour maps, every step was executed with technical excellence
Data Komprehensif: Kami menghasilkan potongan panjang dan melintang (Long & Cross Sections) setiap 50 meter untuk menganalisis geometri kanal dan efisiensi aliran air.
Kondisi Beragam: Survei kami mengidentifikasi campuran kanal beton modern dan saluran tanah tradisional, menyoroti area-area tertentu yang memerlukan rehabilitasi untuk mencegah kehilangan air.
Dampak Berkelanjutan: Dengan mengidentifikasi kebocoran, tanggul yang rusak, dan sedimentasi, data kami memberikan peta jalan yang jelas bagi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mengoptimalkan distribusi air kepada petani.
Hasil akhir 📋
Kami telah berhasil menyerahkan paket lengkap aset digital, termasuk data geospasial mentah, catatan Bench Mark (BM) dengan akurasi tinggi, dan peta kontur skala 1:1.000 yang detail.
Mengapa Proyek ini Penting? 
Irigasi yang andal adalah tulang punggung pertanian. Survei ini bukan hanya tentang mengumpulkan angka; ini tentang menghidupkan kembali sumber pangan kita. Dengan menyediakan pemetaan presisi tinggi, kami memampukan pemerintah untuk:
- Memaksimalkan Potensi Lahan: Mengubah area yang kurang dimanfaatkan menjadi lahan pertanian produktif melalui Program Optimalisasi Lahan (OPLAH).
- Efisiensi Air: Memastikan setiap tetes air dari sumbernya sampai ke sawah tanpa terbuang karena kebocoran atau drainase yang buruk.
- Infrastruktur Tangguh: Menyediakan data yang tepat untuk memperbaiki kanal-kanal tua, mencegah banjir selama musim hujan dan kekeringan selama musim kemarau.
Kami bangga berkontribusi pada masa depan pertanian yang lebih berkelanjutan dan produktif di Jawa Barat!
💡 Want to learn more about our geospatial solutions? Stay tuned for more project updates!
#TopographicSurvey #Geospatial #CivilEngineering #IrrigationSystem #LandOptimization #SmartFarming #PrecisionMapping #InfrastructureDevelopment #WestJavaProject #NationalFoodSecurity #GNSSRTK #EngineeringExcellence

Project Details

PT. Karta Bhumi Nusantara kembali berkolaborasi dengan Badan Pengelola Daerah Aliran Sungai (BBWS) Ciliwung-Cisadane untuk melakukan studi batas Sungai Bekasi. Dengan menggunakan teknologi fotogrametri UAV, GNSS RTK (Remote-Called Navigation), dan batimetri, tim PT Karta Bhumi Nusantara memetakan sekitar 34 km Sungai Bekasi untuk mengidentifikasi batas sungai secara presisi.

Project Name
Survei Topografi untuk Studi Sungai Bekasi
Category
Planning

Project Summary

Siapa sangka di balik hiruk-pikuk lalu lintas Kota Bekasi terdapat sebuah sungai besar yang menjadi urat nadi sistem pengendalian banjir kota? Sungai ini tidak hanya mengalirkan air hujan dan air permukaan, tetapi juga memainkan peran vital dalam sistem ekologi, menjaga keseimbangan lingkungan.
Sayangnya, kepadatan pembangunan yang semakin meningkat di sepanjang tepi sungai telah mengaburkan batas-batas Sungai Bekasi. Banyak bangunan berdiri terlalu dekat, ruang hijau menyusut, dan kapasitas aliran air berkurang. Akibatnya, risiko banjir meningkat setiap tahun.
Lalu, bagaimana kita dapat mengelola ulang ruang sungai agar tetap aman, fungsional, dan berkelanjutan?
Nah, kita melihat sungai dari udara menggunakan teknologi geospasial modern
🛰️ Melihat Sungai dengan Akurasi Centimeter
Bayangkan:
- Sebuah drone terbang rendah di atas sungai, menangkap ribuan foto beresolusi tinggi (5 cm/piksel).
- Alat sonar pada kapal tak berawak (USV) mengukur kedalaman dasar sungai dengan akurasi centimeter.
- Sementara itu, alat GNSS di darat menentukan posisi dan ketinggian setiap titik dengan presisi geodetik.
Semua data ini digabungkan dalam perangkat lunak pemrosesan. Hasilnya? Bukan hanya peta, tetapi gambaran realistis tentang kondisi sungai dan tepiannya saat ini, yang dapat menjadi dasar ilmiah untuk perencanaan ruang kota yang lebih cerdas. Ini mencakup data ortofoto beresolusi tinggi (5 cm/piksel), peta kontur 0,5 m, dan profil melintang sungai yang detail, semua yang menjadi dasar untuk perencanaan ruang batas sungai dan mitigasi banjir di wilayah Bekasi.
🌱 Data Berbicara: Dari Gambar ke Kebijakan
Data yang dihasilkan dari survei ini sangat kaya informasi. Peta ortofoto dengan resolusi 5 cm/piksel dapat dengan jelas menunjukkan bangunan yang terlalu dekat dengan sungai, perubahan garis tepi sungai, dan bahkan vegetasi yang hilang. Dari DTM dan penampang melintang, perencana dapat menganalisis potensi banjir selama musim hujan dan mengidentifikasi titik-titik kritis yang memerlukan penguatan atau pemulihan.
💡 Mengapa Hal Ini Penting bagi Kota dan Warga?
- Pemeliharaan tepi sungai bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab kita semua.
- Ketika batas sungai didefinisikan dengan baik, banjir dapat dikendalikan karena air memiliki ruang untuk mengalir dengan bebas.
- Kualitas lingkungan meningkat karena vegetasi alami di sepanjang batas sungai berfungsi sebagai filter alami.
- Komunitas menjadi lebih aman karena mereka tidak lagi tinggal di zona berisiko tinggi.
- Perencanaan kota menjadi lebih efisien karena didasarkan pada data spasial yang valid dan terkini.
#KartaBhumiNusantara #UAVLiDAR #Fotogrametri #Bathimetri #BatasSungai #KaliBekasi #BBWSCiliwungCisadane #Topografi #GeospasialIndonesia #SurveiDrone #PemetaanLingkungan #BangunDenganPresisi

Project Details

PT Karta Bhumi Nusantara dan timnya telah menyelesaikan survei topografi Sungai Way Garuntang dan Sungai Way Balau di Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung. Survei ini dilakukan menggunakan UAV LiDAR untuk pemetaan elevasi detail dan GNSS RTK untuk menentukan titik kontrol tanah dan memvalidasi akurasi data.

Project Name
Survei Topografi Batas Sungai Way Garuntang dan Way Balau, Lampung
Category
Planning

Project Summary

PT Karta Bhumi Nusantara, bersama tim pelaksanaannya, berhasil menyelesaikan survei topografi batas Sungai Way Garuntang dan Way Balau di Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung. Survei ini dilakukan untuk memperoleh data spasial berpresisi tinggi yang dapat digunakan sebagai dasar penentuan batas sungai sepanjang sekitar 26,9 km. Mengingat lokasi sungai yang melintasi kawasan perkotaan dengan kepadatan penduduk yang relatif tinggi, survei ini memainkan peran krusial dalam pengembangan kebijakan perencanaan ruang, pengendalian banjir, dan perlindungan kawasan lindung di sepanjang tepi sungai.
Metodologi yang diterapkan dalam survei ini menggunakan teknologi UAV LiDAR untuk pengumpulan data elevasi detail dan GNSS RTK untuk pengukuran titik kontrol darat (GCP), yang berfungsi untuk mengikat dan memvalidasi data LiDAR. Kombinasi kedua metode ini menghasilkan pengumpulan data topografi presisi tinggi, baik dalam bentuk kontur dengan interval 0,5 meter maupun model permukaan digital (DSM) dan model elevasi digital (DEM). Keunggulan UAV LiDAR adalah kemampuannya menembus vegetasi yang padat di sepanjang tepi sungai, sehingga memungkinkan pemahaman yang lebih jelas tentang morfologi tanah di bawahnya.
Ruang lingkup pemetaan tidak hanya berfokus pada saluran sungai utama tetapi juga mencakup tepi sungai di kedua sisi, yang termasuk dalam kawasan riparian. Data yang diperoleh digunakan untuk menghasilkan peta topografi detail, penampang melintang pada interval tertentu, dan penampang memanjang sepanjang sungai.
Masalah utama yang dihadapi di wilayah ini adalah tekanan tinggi aktivitas manusia di sepanjang tepi sungai, mulai dari pemukiman dan aktivitas ekonomi hingga pembuangan limbah. Hal ini seringkali menyebabkan banjir, sedimentasi, dan penurunan kualitas lingkungan. Dengan data survei ini, pemerintah daerah dan lembaga teknis terkait memiliki dasar yang kuat untuk menetapkan batas-batas daerah aliran sungai sesuai dengan peraturan dan mengembangkan program mitigasi bencana berdasarkan data terkini.
Selain aspek teknis dan lingkungan, hasil survei juga berkontribusi pada pengembangan dokumen perencanaan pembangunan jangka menengah regional (RPJMD), rencana tata ruang detail (RDTR), dan rencana induk pengendalian banjir di kawasan perkotaan Bandar Lampung.
Dengan solusi berbasis teknologi UAV LiDAR dan GNSS RTK, PT Karta Bhumi Nusantara mampu menyediakan data yang akurat, cepat, dan komprehensif untuk mendukung kebutuhan pemerintah dan sektor swasta dalam pengelolaan sungai. Pekerjaan ini tidak hanya menghasilkan peta dan model topografi, tetapi juga berfungsi sebagai alat penting dalam upaya menjaga keseimbangan ekologi dan pembangunan berkelanjutan di kawasan perkotaan Lampung. Dengan data yang valid, diharapkan pengambilan keputusan dapat lebih terarah, efektif, dan berorientasi pada keberlanjutan lingkungan.
#LiDAR #UAVLiDAR #Fotogrametri #PointCloud #GeoSpatial #3DMapping #DroneMapping #Survei #Pemetaan #Topografi #Konsultan #DataSpatial #GNSSRTK #GPSGeodetik #KonsultanPemetaan #GIS #AnalisisGIS #Perhutanan #PemetaanTopografi #LongandCrossSection #Kontur #PemetaanSpatial

Project Details

PT Karta Bhumi Nusantara and its team have completed a topographic survey using UAV LiDAR, photogrammetry, and bathymetry in the Muara Enim area of ​​South Sumatra. This activity encompassed mapping approximately 89 hectares of land and approximately 22.5 hectares of river bodies, including the Bangke River, Mbiung River, and Kiahaan River. The survey was conducted to support technical planning, hydrological analysis, and environmental management in the mining concession area.

Project Name
Survei Topografi untuk kawasan pertambangan – Kabupaten Muara Enim
Category
Planning

Project Summary

PT Karta Bhumi Nusantara telah menyelesaikan survei topografi terpadu menggunakan UAV LiDAR, fotogrametri, dan batimetri di wilayah konsesi PT Manambang Muara Enim di Sumatera Selatan. Kegiatan ini berfokus pada tiga sungai utama: Sungai Bangke, Sungai Mbiung, dan Sungai Kiahaan, yang memiliki karakteristik morfologi kompleks, menggabungkan lahan terbuka, vegetasi padat, dan badan sungai dengan kedalaman yang bervariasi.
Pemantauan dilakukan di area daratan seluas sekitar 89 hektar dan badan sungai seluas sekitar 22,5 hektar. Untuk memperoleh data yang akurat, tim memasang titik kontrol (CP) menggunakan metode GNSS statis, diikuti dengan pengumpulan data UAV LiDAR dan fotogrametri. Hasil pemetaan menghasilkan foto udara ortofoto beresolusi tinggi dengan akurasi 2 cm per piksel, serta awan titik LiDAR, yang kemudian diklasifikasikan menjadi objek tanah, vegetasi, dan objek lain.
Selain itu, survei batimetri menggunakan USV yang dilengkapi dengan sensor Garmin 585 Plus Single Beam Echo Sounder (SBES) dilakukan di Sungai Mbiung dan Kiahaan, sementara metode RTK GNSS digunakan di Sungai Bangke. Hasilnya adalah model elevasi dasar sungai, peta batimetri, dan profil longitudinal serta transversal yang memberikan rincian tentang kedalaman, lebar, dan kondisi tepi sungai.
Hasil keluaran yang dihasilkan meliputi peta ortofoto, peta kontur 0,5 m, model elevasi digital, panjang dan penampang melintang, serta deskripsi koordinat wilayah tangkapan air. Semua data ini telah diintegrasikan ke dalam sistem koordinat resmi, memungkinkan penggunaan langsung untuk mendukung perencanaan teknis dan pemodelan hidrologi.
Hasil survei juga mengungkapkan perubahan signifikan pada lanskap dari tahun 2013 hingga 2024, terutama akibat aktivitas pertambangan terbuka di sekitar Sungai Bangke dan Mbiung. Perubahan ini mempengaruhi tutupan vegetasi, potensi sedimentasi, dan pola hidrologi sungai, menjadikan data spasial yang diperbarui ini krusial untuk perencanaan dan mitigasi dampak lingkungan.
Dengan memanfaatkan teknologi UAV LiDAR, RTK GNSS, dan USV Bathymetry, PT Karta Bhumi Nusantara terus menyediakan solusi survei modern yang akurat, efisien, dan berkelanjutan. Data yang dihasilkan menjadi landasan kritis untuk mendukung pengelolaan sumber daya udara, mitigasi risiko, dan pengembangan infrastruktur yang ramah lingkungan di wilayah Muara Enim.
#LiDAR #UAVLiDAR #Fotogrametri #PointCloud #GeoSpatial #3DMapping #DroneMapping #Survei #Pemetaan #Topografi #Konsultan #DataSpatial #KonsultanPemetaan #GIS #AnalisisGIS #Perhutanan #PemetaanPertambangan #LongandCrossSection #Kontur #PemetaanSpatial


Project Details

PT Karta Bhumi Nusantara conducted a 3D survey of the Makarti Muktitama Building in Jakarta as part of its efforts to provide high-accuracy spatial data for facility management, planning, and infrastructure development. The survey aimed to provide a detailed 3D representation of the building to support asset documentation, renovation planning, and digital transformation in building management.

The survey utilized advanced 3D scanning technology and UAV photogrammetry, enabling the production of precise point clouds, 3D models, and digital twins. The results ensured accurate visualization and measurement of the building structure, supporting stakeholders in data-driven decision-making for efficient design, monitoring, and future development.

Project Name
Survei 3D Gedung Makarti Muktitama – Jakarta
Category
Planning

Project Summary

Survei 3D bangunan memainkan peran krusial dalam merekam kondisi existing secara detail dan presisi. Semua elemen bangunan, mulai dari struktur utama hingga detail arsitektur, didokumentasikan dalam bentuk model tiga dimensi yang akurat. Data ini menjadi dasar yang krusial untuk renovasi, audit teknis, dan pengelolaan aset jangka panjang. Untuk kegiatan ini, tim Karta Bhumi Nusantara menggunakan CHCNAV RS-10 SLAM 3D Laser Scan. Teknologi Simultaneous Localization and Mapping (SLAM) memungkinkan pemindaian tanpa GPS, ideal untuk area indoor atau lokasi dengan hambatan sinyal. Proses ini menghasilkan titik cloud beresolusi tinggi yang menggambarkan bentuk dan ukuran setiap elemen bangunan secara detail
Hasilnya kemudian diproses menjadi Model As-Built 3D, yang berfungsi sebagai referensi akurat bagi arsitek, insinyur, dan pengelola bangunan. Dengan dokumentasi digital ini, pengelolaan dan pengambilan keputusan dapat didasarkan pada data, sehingga lebih efisien, hemat biaya, dan terarah.
#KartaBhumiNusantara #CHCNAV #3DLaserScan #SLAMTechnology #AsBuiltModeling #Surveying #Geospatial #DigitalTwin #BIM #3DModeling #MakartiMuktitamaHall