Bahan baku mahal
Sensor LiDAR punya tiga komponen inti: laser emitter, optical receiver, dan signal processor. Biayanya tembus 30% buat emitter, 20% receiver, 30% processor per unit. Plus ketergantungan pada chip impor kayak SPAD Sony/sensor Intel bikin harga satu unit sensor bisa 800 jutaan
Masalah bobot & daya
Sensor harus kecil dan ringan biar muat di drone tapi tetap kuat bantingan dan tahan getaran. Ditambah kebutuhan daya gede sementara drone punya batasan bobot terbang. Pabrikan wajib bikin desain irit daya tanpa nurunin performa tantangan teknis yang berat.
Urusan ngolah data
Sekali terbang, sensor hasilin jutaan titik data yang wajib diproses langsung di udara. Solusinya pakai FPGA atau ASIC chip canggih puluhan dolar AS per unit. Belum biaya ngoding dan riset algoritmanya. Otomatis harga jual melonjak.
Transisi teknologi belum rampung
Dulu pake sistem mekanik spinning. Sekarang pindah ke solid-state yang lebih kecil, awet, murah bisa di bawah $400 tapi produksi massalnya masih mahal, jadi sensor sekarang masih hybrid setengah solid-state, setengah mekanik.
Biaya integrasi & sertifikasi gede
Sensor nggak bisa ditempel sembarangan. Wajib uji ketahanan cuaca, uji getaran, uji EMC, plus sertifikasi lainnya. Belum proses matching sama sistem navigasi drone. Kalau kalibrasi meleset dikit, data peta error.
Komponen Drone LiDAR Harga 10 Jutaan
Berikut ini beberapa komponen drone LiDAR harga 10 jutaan:
Sensor LiDAR
Sensor solid-state mini buat pencegah tabrakan. Contoh di DJI Lito X1: dipasang di depan, maksimal di kondisi low light. Laser baca jarak ke objek dengan presisi tinggi. Fungsinya murni obstacle avoidance, bukan buat mapping. Cocok buat pemula yang takut drone lepas kendali.
Kamera 48MP
Sensor CMOS 1/1.3 inci dengan resolusi 48MP. Mampu rekam video HDR sampai 4K. Cocok buat bikin konten aesthetic buat IG Reels atau YouTube Shorts. Hasil foto tajam buat orthophoto sederhana atau dokumentasi proyek kecil.
GNSS & Sistem Posisi
Dilengkapi sensor visi omnidirectional (lihat ke segala arah) plus GNSS multi-satelit. Kombinasi GPS + data LiDAR bikin drone tahu posisi secara presisi. Stabil hover dan akurat lihat rintangan saat maneuvering di antara pepohonan atau gedung.
Propulsion System & Baling-baling
Sistem propulsi dirancang biar drone bisa gerak ke samping (aman sampai kecepatan 8 m/s tanpa panik. Sensor LiDAR butuh aliran udara stabil biar pembacaan jarak akurat. Desain baling-baling responsif, cocok buat manuver extreme.
Onboard Storage & Remote Controller
Varian Fly More Combo include remote dengan layar built-in (DJI RC 2) dan internal storage besar sampai 42GB. Gak perlu tethering HP yang panas atau baterai habis. Remote layar sentuh bikin tampilan real-time data LiDAR mulus. Pengalaman terbang makin kayak pilot sungguhan.