Project Category: Hidrografi

Project Details

Sungai memiliki peran vital dalam sistem pengelolaan sumber daya air, drainase, dan kehidupan masyarakat di sekitarnya. Ketika pemerintah merencanakan program strategis nasional seperti cetak sawah, data kondisi eksisting lapangan yang akurat menjadi fondasi utama sebelum perencanaan teknis dapat dimulai. Inilah yang melatarbelakangi pekerjaan survei topografi dan batimetri Sungai Pampangan di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, yang dipercayakan kepada PT Karta Bhumi.

Project Name
Survei Topografi dan Batimetri Sungai Pampangan untuk Mendukung Program Cetak Sawah di OKI, Sumatera Selatan
Category
Aerial Mapping,Hidrografi

Project Summery

Latar Belakang Proyek

Survei ini dilaksanakan untuk memperoleh data spasial yang menggambarkan kondisi eksisting wilayah, baik pada area daratan maupun badan sungai. Data yang dikumpulkan mencakup bentuk permukaan tanah, elevasi, kedalaman dan bentuk dasar sungai, hingga objek-objek penting di sekitar area pengukuran. Kombinasi data topografi dan batimetri ini memungkinkan kondisi daratan dan badan sungai dipahami sebagai satu kesatuan informasi spasial.Dengan luas area kerja 17,8 hektare, tim PT Karta Bhumi merancang metode survei terintegrasi yang menggabungkan teknologi udara (UAV), pengukuran geodetik satelit, dan instrumen akustik bawah air agar seluruh kondisi lapangan dari permukaan tanah hingga dasar sungai dapat terekam secara presisi.

Tantangan Lapangan di Kawasan Rawa

Medan rawa seperti Sungai Pampangan menghadirkan tantangan tersendiri bagi tim survei: akses darat yang terbatas, genangan air musiman, tanah lunak yang tidak stabil untuk penempatan titik kontrol, serta vegetasi yang dapat mengganggu sinyal satelit GNSS. Kondisi inilah yang mendorong pemilihan kombinasi metode akuisisi data jarak jauh (UAV LiDAR dan fotogrametri) dengan verifikasi lapangan menggunakan GNSS dan perahu survei yang meminimalkan risiko keselamatan kerja sekaligus menjaga efisiensi waktu pelaksanaan.

LiDAR di tengah medan rawa Sungai Pampangan.

Tim Profesional dan Peralatan Survei

Pelaksanaan pekerjaan ini melibatkan tim multidisiplin mulai dari Project Manager, Koordinator Lapangan, Geodetic Engineer, Surveyor, Asisten Surveyor, Pilot dan Co-Pilot UAV, Data Processor, hingga Drafter. Peralatan utama yang dikerahkan meliputi drone DJI Matrice 400 dengan sensor LiDAR DJI Zenmuse L3, dua unit GNSS geodetik CHC i76, satu unit CHC iBase sebagai base station, serta sonar SBES Garmin 585Plus + GT15 untuk pemeruman.

Hasil dan Produk Akhir Survei

Rangkaian survei topografi dan batimetri Sungai Pampangan berhasil diselesaikan dengan hasil yang memenuhi spesifikasi teknis, menghasilkan produk-produk berikut:

1. Peta situasi dan kontur skala 1:5.000 dengan interval kontur 0,5 m

2. Ortofoto dengan resolusi (GSD) 5 cm

3. Long section dan cross section pada interval setiap 50 meter

4. Buku deskripsi koordinat BM dan CP lengkap dengan sketsa lokasi dan foto titik

5. Laporan survei yang mendokumentasikan seluruh rangkaian pekerjaan, dari persiapan hingga hasil akhir

Cuplikan hasil peta kontur area survei, diturunkan dari model elevasi digital hasil UAV LiDAR.
Profil melintang (cross section) tanggul sungai pada interval 50 meter, menampilkan elevasi dan bentuk penampang.

Manfaat Data Survei bagi Program Cetak Sawah

Data topografi dan batimetri yang presisi menjadi dasar penting bagi tahap perencanaan teknis lanjutan pada program cetak sawah, seperti perancangan tata letak lahan, sistem irigasi dan drainase, tata kelola air rawa, hingga estimasi volume pekerjaan tanah. Dengan model elevasi digital dan profil sungai yang akurat, instansi terkait dapat mengambil keputusan perencanaan yang lebih tepat dan efisien, sekaligus meminimalkan risiko kesalahan desain di kawasan rawa yang secara alami dinamis.

Mengapa Memilih PT Karta Bhumi?

Proyek Sungai Pampangan menjadi salah satu bukti nyata kapabilitas PT Karta Bhumi dalam menangani pekerjaan survei dan pemetaan pada medan yang menantang mulai dari kawasan rawa, sungai, hingga area dengan vegetasi rapat. Dengan kombinasi teknologi UAV LiDAR, fotogrametri, GNSS geodetik, dan batimetri SBES, serta didukung tim profesional bersertifikasi, PT Karta Bhumi mampu menghasilkan data spasial yang akurat, efisien, dan sesuai standar teknis nasional (SNI) untuk mendukung proyek infrastruktur dan program strategis pemerintah maupun swasta.

Pengukuran GNSS
Pengukuran UAV LiDAR
Pengukuran Batimetri

Untuk mengenal lebih dekat layanan dan kapabilitas PT Karta Bhumi Nusantara, Anda dapat menonton video profil perusahaan berikut:

Project Details

PT Karta Bhumi Nusantara melaksanakan survei topografi sempadan situ di Depok, Jawa Barat, meliputi Situ Pengasinan, Situ Rawa Besar, Situ Sela, dan Situ Sidomukti menggunakan UAV LiDAR, UAV fotogrametri, GNSS, dan USV batimetri.

Project Name
Jasa Survei Topografi Sempadan Situ di Depok, Jawa Barat
Category
Aerial Mapping,Hidrografi

Project Summery

PT Karta Bhumi Nusantara telah melaksanakan pekerjaan Jasa Survei Topografi Sempadan Situ di wilayah Depok, Jawa Barat, yang mencakup empat lokasi, yaitu Situ Pengasinan, Situ Rawa Besar, Situ Sela, dan Situ Sidomukti. Pekerjaan ini dilakukan untuk memperoleh data topografi dan batimetri yang akurat sebagai dasar perencanaan, pengelolaan, dan monitoring kawasan sempadan situ. Data yang dihasilkan dapat digunakan untuk analisis kondisi eksisting, pembuatan peta kontur, peta batimetri, ortofoto, serta profil penampang memanjang dan melintang.

Manfaat Survei Topografi Sempadan Situ

Data hasil survei topografi dan batimetri memiliki peran penting dalam pengelolaan kawasan situ, antara lain untuk:

  • Mengetahui kondisi eksisting sempadan dan badan air.
  • Mendukung perencanaan pengelolaan kawasan situ.
  • Mengidentifikasi kontur, elevasi, dan profil permukaan.
  • Menyediakan data kedalaman perairan melalui survei batimetri.
  • Mendukung analisis sedimentasi, drainase, dan kapasitas tampungan.
  • Menjadi dasar teknis dalam penyusunan peta dan dokumen perencanaan.

Ringkasan Pekerjaan

Kegiatan SID Cetak Sawah Rakyat ini mencakup tiga wilayah utama di Provinsi Maluku Utara, yaitu:

Lokasi

Area Akuisisi

Situ Pengasinan

±17,8 ha

Situ Rawa Besar

±30 ha

Situ Sela

±10,5 ha

Situ Sidomukti

±16,1 ha

Total Area

±74,4 ha

Metode Survei

Pekerjaan survei dilakukan dengan mengintegrasikan beberapa metode pengukuran, yaitu:

  • UAV LiDAR untuk memperoleh data point cloud dan model elevasi.
  • UAV Fotogrametri untuk menghasilkan ortofoto resolusi tinggi.
  • GNSS Geodetik metode statik untuk pengukuran BM dan CP.
  • GNSS RTK untuk pengambilan titik sampling.
  • USV Batimetri untuk pemetaan kedalaman area perairan situ.

Integrasi metode tersebut digunakan agar data yang dihasilkan mampu merepresentasikan kondisi sempadan dan badan air situ secara lebih lengkap, baik dari aspek topografi daratan maupun kedalaman perairan.

Orthophoto

Untuk mengenal lebih dekat layanan dan kapabilitas PT Karta Bhumi Nusantara, Anda dapat menonton video profil perusahaan berikut:

Video profil ini dapat memberikan gambaran mengenai layanan survei dan pemetaan yang kami kerjakan, termasuk UAV LiDAR, UAV Fotogrametri, survei topografi, GNSS, batimetri, GIS, WebGIS, serta pengolahan data spasial.

Pengukuran BM
Drone DJI Matrice 400
Pengukuran LiDAR

Project Details

PT Karta Bhumi Nusantara menyediakan jasa survei UAV LiDAR dan batimetri di Jembatan Lubuk Sidup, Aceh Tamiang, untuk mendukung rehabilitasi pascabencana, analisis topografi, dan pemodelan dasar sungai.

Project Name
Jasa Survei UAV LiDAR dan Batimetri untuk Rehabilitasi Jembatan Lubuk Sidup, Aceh Tamiang
Category
Hidrografi,Reconstruction

Project Summary

PT Karta Bhumi Nusantara melaksanakan jasa survei UAV LiDAR dan batimetri pada area Jembatan Lubuk Sidup, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Kegiatan ini dilakukan untuk mendukung proses rehabilitasi infrastruktur pascabanjir dan longsor melalui penyediaan data geospasial yang akurat, detail, dan dapat diandalkan untuk kebutuhan analisis teknik serta perencanaan rekonstruksi.
Dalam pekerjaan ini, survei difokuskan pada pengumpulan informasi topografi dan morfologi sungai. Survei UAV LiDAR digunakan untuk menghasilkan data elevasi permukaan tanah secara detail dalam bentuk Digital Terrain Model (DTM), sementara survei batimetri digunakan untuk memperoleh informasi kedalaman dan bentuk dasar sungai. Kombinasi kedua metode ini sangat penting untuk mendukung evaluasi kondisi lapangan, analisis stabilitas lereng, serta perencanaan normalisasi sungai dan rehabilitasi jembatan.
Sebelum pelaksanaan akuisisi data utama, tim terlebih dahulu melakukan reconnaissance survey untuk meninjau kondisi akses, medan, dan potensi kendala operasional di lapangan. Tahapan ini juga mencakup identifikasi lokasi survei, kebutuhan perizinan, serta penyusunan strategi jalur terbang UAV dan rencana titik kontrol. Dengan persiapan yang matang, kegiatan survei dapat dilaksanakan secara efisien dan tetap menjaga akurasi hasil pemetaan.
Untuk mendukung ketelitian posisi horizontal dan vertikal, seluruh BM (Benchmark) dan CP (Control Point) diukur menggunakan metode GNSS statik diferensial dengan durasi observasi 3 jam per titik. Titik-titik tersebut diikatkan ke sistem referensi CORS sebagai acuan koordinat dalam pemrosesan data UAV LiDAR, fotogrametri, dan batimetri. Tahapan ini menjadi fondasi penting agar seluruh hasil survei memiliki kualitas geospasial yang presisi dan konsisten.
Pada akuisisi UAV LiDAR, penerbangan dilakukan pada ketinggian sekitar 150 meter AGL dengan kecepatan 10 m/s, menggunakan mode penta-return dan 60% sidelap. Metode ini memungkinkan perolehan point cloud LiDAR dan citra udara yang optimal untuk kebutuhan pemodelan medan dan pembuatan orthophoto. Sementara itu, survei batimetri dilakukan menggunakan Single Beam Echo Sounder (SBES) yang dipasang pada wahana survei, dengan jalur pengukuran mengikuti dan melawan arus sungai serta kepadatan titik sekitar 2–12 meter.
Melalui pengalaman pada proyek ini, PT Karta Bhumi Nusantara menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan jasa survei UAV LiDAR dan batimetri yang profesional untuk kebutuhan rehabilitasi infrastruktur, pemetaan sungai, analisis topografi, dan perencanaan teknik berbasis data spasial. Dengan dukungan personel berpengalaman dan metode survei yang tepat, kami siap menjadi mitra terpercaya untuk berbagai kebutuhan survei dan pemetaan di Indonesia.
Let’s collaborate. Contact us to discuss your survey needs and get the right data from the start.
Kami menyediakan berbagai layanan seperti, jasa survei UAV LiDAR, jasa survei batimetri, survei LiDAR Aceh, survei batimetri sungai, jasa pemetaan topografi, survei GNSS statik, PT Karta Bhumi Nusantara, survei jembatan, pemetaan pascabencana, rehabilitasi infrastruktur

Project Details

PT Karta Bhumi Nusantara melayani jasa survei batimetri sungai, jasa survei hidrografi, jasa GNSS RTK/PPK, dan jasa pemetaan sungai untuk analisis kedalaman, morfologi, sedimentasi, dan perencanaan rehabilitasi sungai.

Project Name
Jasa Survei Batimetri Sungai untuk Rehabilitasi dan Normalisasi Sungai
Category
Hidrografi,Reconstruction

Project Summary

Banjir dan perubahan kondisi alur sungai dapat menimbulkan dampak besar terhadap kapasitas sungai, stabilitas tebing, hingga keselamatan infrastruktur di sekitarnya. PT Karta Bhumi Nusantara hadir melalui layanan jasa survei batimetri sungai untuk membantu memperoleh data teknis yang akurat sebagai dasar evaluasi, rehabilitasi, dan perencanaan normalisasi sungai.
Pada pekerjaan ini, survei dilakukan di Sungai Leung, Kota Langsa dan Sungai Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang. Kegiatan ini merupakan survei teknis pascabencana yang difokuskan untuk menangkap data kedalaman dasar sungai dan morfologi alur secara detail di area yang telah ditentukan. Hasil survei menjadi acuan penting untuk menilai kondisi sungai, mengidentifikasi potensi sedimentasi dan gerusan, serta mendukung perencanaan penanganan sungai jangka menengah dan panjang.
Melalui layanan jasa survei hidrografi dan jasa pemetaan sungai, kami membantu menyediakan informasi kedalaman dan bentuk dasar sungai yang dibutuhkan untuk memahami perubahan profil alur akibat banjir. Data ini sangat penting karena sedimentasi, erosi tebing, dan perubahan geometri sungai dapat memengaruhi kapasitas aliran serta meningkatkan risiko kerusakan pada kawasan sekitarnya.
Sebelum pengambilan data utama dilakukan, tim melaksanakan survei pendahuluan atau reconnaissance untuk memahami kondisi lapangan, akses lokasi, karakter sungai, serta strategi sounding track yang paling efektif. Tahapan ini memastikan bahwa seluruh proses akuisisi data dapat berjalan lebih efisien, aman, dan sesuai dengan kondisi riil di masing-masing lokasi survei.
Untuk mendukung akurasi posisi, pekerjaan ini menggunakan GNSS RTK yang terintegrasi langsung dengan platform survei, serta diperkuat dengan metode GNSS PPK yang mengacu pada titik kontrol BM/CP di sekitar area kerja. Kombinasi ini memberikan kontrol horizontal yang lebih andal sehingga hasil jasa survei batimetri dapat digunakan secara teknis dengan tingkat kepercayaan yang tinggi.
Akuisisi data batimetri dilakukan menggunakan Single Beam Echo Sounder (SBES) yang dipasang pada kapal survei. Jalur sounding mengikuti sumbu sungai ke arah hulu dan hilir dengan jarak titik yang disesuaikan terhadap lebar sungai. Selama operasi berlangsung, data posisi horizontal dan kedalaman direkam secara simultan, sehingga menghasilkan dataset yang efisien untuk pemodelan dasar sungai dan pemetaan morfologi alur.
Sebagai penyedia jasa survei batimetri sungai, jasa survei hidrografi, jasa GNSS RTK/PPK, dan jasa pemetaan sungai, PT Karta Bhumi Nusantara siap mendukung berbagai kebutuhan proyek sungai, mulai dari evaluasi pascabanjir, analisis sedimentasi, penilaian gerusan, hingga perencanaan rehabilitasi dan normalisasi sungai. Dengan tim berpengalaman, metode kerja yang sistematis, dan peralatan modern, kami berkomitmen menghadirkan data geospasial yang akurat untuk mendukung keputusan teknis yang lebih tepat.
Let’s collaborate. Contact us to discuss your survey needs and get the right data from the start.
Kami menyediakan berbagai layanan seperti, jasa survei batimetri sungai, jasa survei hidrografi, jasa pemetaan sungai, jasa GNSS RTK, jasa GNSS PPK, jasa survei sedimentasi sungai, jasa survei kedalaman sungai, jasa bathymetry

Project Details

PT Karta Bhumi Nusantara menyediakan jasa survei batimetri sungai, jasa survei hidrografi, dan jasa RTK GNSS untuk pemetaan kedalaman, morfologi sungai, serta perencanaan rehabilitasi dan normalisasi sungai secara akurat.

Project Name
Jasa Survei Batimetri Sungai dengan USV dan RTK GNSS untuk Perencanaan Rehabilitasi Sungai
Category
Hidrografi,Planning

Project Summary

Butuh jasa survei batimetri sungai yang akurat dan profesional? PT Karta Bhumi Nusantara hadir dengan layanan jasa survei batimetri, jasa survei hidrografi, jasa RTK GNSS, dan jasa pemetaan sungai untuk mendukung proyek rehabilitasi sungai, evaluasi jembatan, hingga perencanaan normalisasi alur sungai.
Melalui kombinasi teknologi USV bathymetry dan RTK GNSS, kami mampu menghasilkan data kedalaman, morfologi dasar sungai, serta detail area tepi sungai secara lebih aman, efisien, dan presisi. Metode ini sangat cocok digunakan untuk kebutuhan survei sungai pada area yang luas maupun lokasi yang memiliki akses terbatas.
Setiap pekerjaan dilaksanakan melalui tahapan survei pendahuluan, pengukuran kontrol posisi, hingga akuisisi data batimetri secara sistematis. Hasilnya dapat digunakan sebagai dasar analisis teknis, mitigasi risiko, desain rehabilitasi, dan pengambilan keputusan yang lebih tepat di lapangan.
Dalam pekerjaan penanganan sungai, data yang akurat menjadi dasar utama dalam setiap proses evaluasi, rehabilitasi, hingga normalisasi alur sungai. Salah satu metode yang paling efektif untuk memperoleh data tersebut adalah melalui jasa survei batimetri yang dikombinasikan dengan jasa RTK GNSS. PT Karta Bhumi Nusantara melaksanakan pekerjaan survei batimetri sungai pada empat sungai utama di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, sebagai bagian dari dukungan teknis untuk penilaian pascabencana dan perencanaan rehabilitasi sungai.
Pekerjaan ini dilakukan pada beberapa titik jembatan utama, yaitu area sekitar Jembatan Sibundong, Jembatan Husor, Jembatan Pardomuan, dan Jembatan Saragih. Fokus survei diarahkan untuk memperoleh informasi detail mengenai kedalaman sungai, bentuk dasar sungai, karakter tebing, serta kondisi morfologi aliran. Data tersebut sangat penting sebagai acuan teknis untuk evaluasi keamanan jembatan, analisis perubahan morfologi sungai, perencanaan rehabilitasi, hingga mitigasi risiko pada kawasan aliran sungai.
Jasa survei batimetri sungai berperan penting dalam menggambarkan kondisi bawah permukaan perairan yang tidak dapat diamati secara visual. Melalui survei ini, kedalaman sungai, bentuk penampang melintang, hingga variasi dasar sungai dapat diketahui dengan lebih akurat. Informasi tersebut dibutuhkan dalam banyak pekerjaan, seperti desain rehabilitasi sungai, normalisasi alur, kajian sedimentasi, analisis gerusan di sekitar jembatan, dan pengelolaan sumber daya air jangka panjang.
Sebagai mitra survei profesional, PT Karta Bhumi Nusantara siap membantu kebutuhan jasa survei batimetri sungai di berbagai wilayah Indonesia dengan standar kerja yang terukur, efisien, dan dapat diandalkan.
Let’s collaborate. Contact us to discuss your survey needs and get the right data from the start.
#jasa survei batimetri, #jasa survei hidrografi, #jasa RTK GNSS, #jasa pemetaan sungai, #jasa bathymetry, #jasa survei USV, #survei kedalaman sungai, #jasa pemetaan hidrografi, 

Project Details

PT Karta Bhumi Nusantara melakukan survei terpadu menggunakan UAV LiDAR dan USV untuk pengukuran kedalaman air di saluran limbah di OKI guna menghasilkan peta kontur 1 meter, Model Digital Terrain (DTM), potongan melintang panjang, dan perhitungan volume existing sebagai dasar untuk mengevaluasi kapasitas dan mengidentifikasi sedimentasi.

Project Name
Survei LiDAR UAV dan Survei Batimetri USV untuk Saluran Pembuangan Limbah
Category
Hidrografi,Planning

Project Summary

Pengelolaan saluran air limbah di kawasan industri memerlukan data yang akurat, rinci, dan terkini. Tidak hanya untuk memantau kondisi permukaan, tetapi juga untuk memahami profil dasar saluran, yang menentukan kapasitas penyimpanan, kelancaran aliran, dan potensi sedimentasi. Untuk memenuhi kebutuhan ini, PT Karta Bhumi Nusantara melayani jasa survei pemetaan terpadu di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, pada saluran air limbah yang berfungsi sebagai rute penting dalam sistem pembuangan menuju area pengolahan/pembuangan akhir.
Proyek ini menggabungkan dua teknologi yang saling melengkapi: LiDAR UAV untuk memetakan topografi tanggul dan area sekitarnya secara detail dan presisi, serta USV batimetri (Single Beam Echo Sounder/SBES) untuk merekam kedalaman dan morfologi dasar kanal. Hasilnya bukan hanya peta, tetapi representasi 3D komprehensif—dari permukaan tanah hingga dasar air—yang jauh lebih powerful untuk analisis teknis dibandingkan dengan masing-masing metode secara terpisah.
Di lapangan, akurasi dijaga melalui penetapan titik kontrol (BM) dan pengikatan koordinat menggunakan pengamatan GNSS statis di titik kontrol sepanjang kanal. Untuk batimetri, pengukuran dilakukan sepanjang rute survei yang direncanakan sehingga profil kedalaman kanal dapat dibaca secara konsisten. Sementara itu, untuk UAV LiDAR, pengambilan data dilakukan dengan skenario tumpang tindih yang memadai, termasuk dukungan mode perekaman yang efektif untuk memperoleh titik permukaan tanah bahkan di area bervegetasi.
Pengolahan data dilakukan secara ketat: koreksi lintasan LiDAR (GNSS–IMU), pembersihan noise, klasifikasi permukaan tanah dan non-tanah, serta pembentukan Model Terrain Digital (DTM). Data batimetri dikoreksi agar sejajar dengan referensi elevasi yang sama, kemudian digabungkan dengan model topografi untuk membentuk model saluran yang lengkap. Dari model ini, tim menyusun peta kontur dengan interval 1 meter (skala 1:1.000), menghasilkan potongan panjang dan potongan melintang (skala teknis H 1:100 dan V 1:100), serta menghitung volume yang ada berdasarkan potongan melintang untuk mendukung evaluasi kebutuhan normalisasi/pengelolaan kanal.
Through integrated LiDAR–bathymetry surveys, managers obtain a solid data foundation for: assessing current chaMelalui survei LiDAR–batimetri terintegrasi, para pengelola memperoleh dasar data yang kokoh untuk: mengevaluasi kapasitas saluran saat ini, mengidentifikasi tanda-tanda sedimentasi/pengendapan, memetakan potensi penyempitan saluran, dan mengembangkan rencana tindak lanjut yang lebih sesuai—lebih cepat, lebih aman, dan dengan risiko kesalahan manusia di lapangan yang lebih rendah.nnel capacity, identifying indications of sedimentation/silting, mapping potential channel narrowing, and developing more appropriate follow-up plans—faster, safer, and with less risk of human error in the field.
Hasil utama dari pekerjaan ini
-Raw Data UAV LiDAR & USV Bathymetry (softcopy)
-1:1,000 scale map with 1 m contour interval (softcopy)
-Potongan Panjang & Potongan Melintang skala H 1:100, V 1:100 (salinan elektronik)
-Calculation of Existing Volume (softcopy)
-Final Survey Report (softcopy)
Jika Anda membutuhkan pemetaan kanal, sungai, bendungan, waduk, atau infrastruktur air lainnya—baik untuk penilaian kapasitas, pemantauan sedimentasi, atau perencanaan normalisasi—PT Karta Bhumi Nusantara siap membantu dengan metode survei modern, terukur, dan akuntabel.
Let’s collaborate. Contact us to discuss your survey needs and get the right data from the start.
#UAVLidar #Bathymetry #USVSurvey #SingleBeamEchoSounder #SurveyDanPemetaan #Topografi #DTM #Kontur1Meter #CrossSection #LongSection #VolumeCalculation #GeospatialData #KanalLimbah #OKI #SumateraSelatan #PTKartaBhumiNusantara #JasaSurveiPemetaan

Project Details

Survei Topografi dan Batimetri Terpadu oleh PT Karta Bhumi Nusantara untuk DIR Kuin dan DIR Bahaur, Palangkaraya (±5.000 ha)—menggabungkan kontrol GNSS, fotogrametri UAV, dan batimetri SBES untuk menghasilkan foto ortofoto beresolusi tinggi, Model Digital Terrain (DTM), kontur, dan penampang melintang untuk perencanaan dan rehabilitasi irigasi.

Project Name
Survei Topografi dan Batimetri untuk Daerah Irigasi Rawa Pasang Surut (DIR Kuin & DIR Bahaur) – Palangkaraya, Kalimantan Tengah
Category
Hidrografi,Planning

Project Summary

Pengelolaan irigasi rawa pasang surut tidak pernah mudah. Tingkat air berfluktuasi mengikuti pasang surut, akses dapat dibatasi oleh air dangkal dan vegetasi yang padat, dan kondisi tanah yang lembut seringkali membuat survei darat konvensional menjadi tidak efisien. Untuk mendukung perencanaan dan rehabilitasi jaringan irigasi yang lebih baik, PT Karta Bhumi Nusantara melaksanakan survei topografi dan batimetri terintegrasi di DIR Kuin dan DIR Bahaur di Palangkaraya, mencakup area sekitar ±5.000 hektar.
Proyek ini menghasilkan data spasial akurat dan beresolusi tinggi untuk membantu pemangku kepentingan mengevaluasi kondisi existing, menganalisis kapasitas saluran, mengidentifikasi pola sedimentasi, dan merencanakan pekerjaan perbaikan dengan keyakinan.
Tujuan proyek
Tujuan utama survei ini adalah memperoleh data kondisi existing yang andal untuk saluran irigasi rawa dan wilayah sekitarnya dengan menggabungkan: 
-RTK GNSS untuk fitur daratan (tanggul, tepi kanal, struktur, titik akses)
SBES bathymetry untuk memetakan kedalaman kanal dan morfologi bawah air
Fotogrametri UAV untuk menghasilkan foto ortofoto beresolusi tinggi dan model medan
Pendekatan terintegrasi ini memastikan bahwa elevasi permukaan dan kedalaman saluran tercatat secara komprehensif, yang sangat penting untuk lingkungan irigasi rawa di mana sebagian besar sistem tergenang secara permanen.
Untuk memastikan akurasi posisi yang tinggi, proyek dimulai dengan menetapkan kerangka kontrol geodetik melalui Bench Marks (BM) dan Control Points (CP) di kedua DIR.
Pengukuran kontrol dilakukan menggunakan pengamatan diferensial statis GNSS selama 1 jam per BM/CP, dengan satu BM di setiap DIR yang langsung terhubung ke stasiun CORS terdekat: DIR Kuin ke CORS CKTT dan DIR Bahaur ke CORS CBJM, menggunakan sesi 7 jam untuk memperkuat keandalan jaringan. Semua koordinat diproses dalam sistem referensi SRGI2013 dengan datum vertikal EGM2008, dan ditransformasikan ke UTM Zona 49S (DIR Kuin) dan UTM Zona 50S (DIR Bahaur) untuk pemetaan siap pakai.
Pengumpulan data lapangan menggabungkan fotogrametri UAV, pengukuran detail RTK GNSS, dan batimetri untuk model lengkap “dari darat ke air”. Sebuah DJI Mavic 3E digunakan untuk menghasilkan foto ortofoto berdetail tinggi dan Model Terrain Digital (DTM), sementara data batimetri dikumpulkan menggunakan USV yang dilengkapi dengan Garmin 585Plus Single Beam Echo Sounder (SBES), yang dikalibrasi dengan pengukuran barcheck dan kedalaman sensor sebelum pengumpulan data.
Hasil akhir meliputi foto ortofoto (7–10 cm/piksel detail), DTM terintegrasi, peta kontur skala 1:1.000 dengan interval kontur 0,5 m, dan potongan panjang & melintang setiap 50 meter, beserta dataset mentah, buku deskripsi BM/CP, dan laporan teknis akhir—landasan lengkap untuk analisis presisi, desain, dan pemantauan masa depan pada sistem irigasi rawa pasang surut.
Siap beralih dari asumsi ke data akurat dan dapat ditindaklanjuti?
PT Karta Bhumi Nusantara siap mendukung proyek irigasi, pengelolaan air, dan infrastruktur Anda dengan survei topografi dan batimetri yang andal, disajikan dengan hasil yang jelas dan referensi siap pakai untuk rekayasa.
Let’s collaborate. Contact us to discuss your survey needs and get the right data from the start.
#TopographicSurvey #BathymetricSurvey #HydrographicSurvey #SwampIrrigation #IrrigationSurvey #WaterResources #Geospatial #SurveyingAndMapping #UAVMapping #DroneMapping #Photogrammetry #GNSS #RTK #PPK #DTM #Orthophoto #EngineeringSurvey #InfrastructureMapping #CentralKalimantan #Palangkaraya #jasasurveipemetaan #JasaSureiPemetaan #JasaSurveiIndonesia #Kartabhuminusantara

Project Details

Temukan apa yang tersembunyi di bawah permukaan air. Karta Bhumi melakukan survei batimetri untuk penyeberangan pipa BBM Cikampek–Plumpang di Jawa Barat, menggunakan kontrol GNSS, pemetaan RTK, dan echosounder gelombang tunggal yang dilengkapi USV untuk menghasilkan DTM, kontur, dan penampang melintang yang akurat untuk perencanaan yang siap digunakan dalam proyek teknik.

Project Name
Survei Bathimetri untuk Jalur Pipa Bahan Bakar Cikampek–Plumpang di Jawa Barat
Category
Hidrografi,Planning

Project Summary

Ketika rute pipa gas bertemu dengan sungai atau kanal, kisah sebenarnya tidak hanya terjadi di darat—tetapi juga di bawah permukaan air.
Karta Bhumi melakukan layanan jasa survei batimetri untuk merekam apa yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang: topografi bawah air (dasar sungai/kanal), variasi kedalaman, dan geometri saluran di titik-titik penyeberangan kunci. Peta bawah air ini menjadi landasan praktis untuk desain teknik yang lebih aman, cerdas, dan efisien.
Cakupan Survei
Pekerjaan ini berfokus pada empat titik penyeberangan perairan kunci di Jawa Barat:
-KP 11+200 – Sungai Walahar 
-KP 41+500 – West Tarum Main Canal (Saluran Induk Tarum Barat)
-KP 71+100 – CBL Canal (Cikarang Bekasi Laut)
-KP 81+400 – East Flood Canal (Banjir Kanal Timur / BKT) 
Bagaimana Kami Mengumpulkan Data
Untuk memastikan hasil yang akurat dan siap untuk rekayasa, survei menggabungkan:
-Static GNSS control points untuk sistem referensi  (UTM 48S / SRGI 2013 / EGM2008)
-RTK GNSS topography untuk memetakan tepi kanal/sungai dan fitur sekitarnya
-USV + Single Beam Echo Sounder (SBES) untuk mengukur kedalaman secara efisien dan aman, termasuk kalibrasi dan koreksi (barcheck, draft, dan penyesuaian tingkat air).
Apa yang Kami Berikan (Output Siap Digunakan dalam Desain Teknik)
Alih-alih hanya “angka kedalaman,” output survei disiapkan untuk penggunaan desain praktis:
-DTM (Digital Terrain Model) combining topography + bathymetry
-Contour maps at 1:1,000 scale with 0.5 m contour interval
-Long section (longitudinal profile)
-Cross sections every 5 meters across the channel 
Hasil-hasil ini membantu tim teknik memvisualisasikan penyeberangan dengan jelas—seperti “melihat” dasar sungai tanpa perlu menyelam.
Dengan data batimetri yang akurat, desain penyeberangan pipa tidak lagi sekadar asumsi—melainkan keputusan yang didukung oleh pengukuran nyata. Karta Bhumi siap mendukung proyek infrastruktur dan industri Anda dengan survei GNSS, topografi, dan batimetri yang andal, menghasilkan output yang jelas, siap digunakan dalam rekayasa, dan mudah diakses.
Let’s collaborate. Contact us to discuss your survey needs and get the right data from the start.
#KartaBhumi #BathymetrySurvey #SurveiBatimetri #PipelineCrossing #BBMPipeline #USVSurvey #EchoSounder #SingleBeamEchosounder #RTKGNSS #GNSSSurvey #TopographicSurvey #Geospatial #Mapping #DTM #Surveying #CivilEngineering #Infrastructure #WestJava #JasaSureiPemetaan #JasaSurveiIndonesia
Volumetric Analysis: Calculating stockpile volumes and land changes with high precision.

Project Details

PT. Karta Bhumi Nusantara telah melaksanakan survei batimetri sebagai data informasi kedalaman untuk studi batas wilayah Sungai Citarum.

Survei batimetri merupakan kegiatan pengukuran kedalaman perairan yang bertujuan untuk mengetahui morfologi dasar laut, sungai, danau, atau rawa. Data yang dihasilkan dari survei ini sangat penting untuk berbagai kebutuhan, seperti pemetaan dasar perairan, perencanaan infrastruktur, pemantauan sedimentasi, hingga pengelolaan lingkungan perairan. Dalam pelaksanaannya, survei batimetri menggunakan perangkat echo sounder, high-precision positioning system (GNSS RTK), dan perangkat pendukung lainnya seperti USV (Unmanned Surface Vehicle) untuk pengumpulan data yang efisien di wilayah yang sulit dijangkau.

Project Name
Survei Batimetri untuk Kajian Sempadan Sungai Citarum
Client
BBWS
Category
Hidrografi,Planning
Location
Citarum, West Java
Year
2025

Project Summery

Single Beam Echo Sounder (SBES) adalah alat survei batimetri yang digunakan untuk mengukur kedalaman perairan pada satu titik secara vertikal, tepat di bawah sensor. Alat ini bekerja dengan memancarkan gelombang suara (sonar) ke dasar sungai, dan menghitung waktu pantulan gelombang tersebut untuk menentukan kedalaman. SBES banyak digunakan dalam survei sungai, danau, waduk, maupun wilayah pesisir karena operasionalnya yang relatif sederhana dan efisien. Dalam kajian sempadan sungai, SBES menjadi instrumen penting untuk mendapatkan data profil dasar sungai secara linier sepanjang lintasan survei. Data kedalaman yang dikumpulkan akan dikombinasikan dengan data posisi dari GNSS serta dikoreksi menggunakan data pasang surut, sehingga menghasilkan informasi batimetri yang akurat dan dapat digunakan untuk analisis geomorfologi sungai serta penentuan batas sempadan yang sesuai dengan regulasi.
Pasang surut (pasut) adalah fenomena naik turunnya muka air laut atau sungai yang disebabkan oleh gaya gravitasi bulan dan matahari terhadap bumi. Dalam konteks survei batimetri, pengukuran pasut sangat penting untuk mengoreksi data kedalaman yang diperoleh agar dapat direferensikan ke datum vertikal yang konsisten, seperti Mean Sea Level (MSL). Tanpa koreksi pasut, hasil pengukuran kedalaman menggunakan alat seperti Single Beam Echo Sounder (SBES) dapat menghasilkan data yang tidak akurat akibat fluktuasi muka air saat survei dilakukan. Pengukuran pasut dapat dilakukan secara manual menggunakan mistar pasut (tide staff) atau secara otomatis dengan alat pencatat pasut digital (tide gauge). Data pasut yang dikumpulkan selama periode survei akan digunakan dalam proses koreksi (tide correction) sehingga kedalaman akhir mencerminkan kondisi sebenarnya dasar perairan. Hal ini menjadi dasar penting dalam kajian teknis seperti penetapan sempadan sungai, analisis banjir, dan pengelolaan wilayah pesisir atau daerah aliran sungai.

Project Details

PT. Karta Bhumi Nusantara telah melakukan survei batimetri sepanjang 7 kilometer di wilayah pesisir Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Survei ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran morfologi dan kedalaman perairan yang akan dijadikan acuan dalam berbagai kegiatan perencanaan dan pengelolaan DAS.

Project Name
Survei Batimetri di Kabupaten Demak
Category
Hidrografi,Property
Location
Demak, Central Java
Year
2025

Project Summery

Survei batimetri merupakan kegiatan pemetaan dasar perairan untuk mengetahui kedalaman dan morfologi dasar laut atau sungai. Salah satu metode yang umum digunakan dalam survei ini adalah singlebeam echosounder, yaitu alat yang memancarkan gelombang suara tegak lurus ke dasar perairan dan merekam waktu pantulan gelombang tersebut untuk menghitung kedalaman. Metode ini efektif digunakan untuk survei di area dengan cakupan sempit hingga menengah, seperti sungai, danau, atau pesisir pantai. Dalam pelaksanaannya, singlebeam echosounder dikombinasikan dengan sistem navigasi GPS atau DGPS guna memperoleh posisi horizontal yang akurat dari setiap titik pengukuran kedalaman. Data yang diperoleh kemudian diolah dan dikoreksi terhadap pasang surut agar menghasilkan peta batimetri yang representatif dan siap digunakan untuk berbagai keperluan teknis, seperti perencanaan pelabuhan, pengendalian abrasi, reklamasi, serta pengelolaan wilayah pesisir dan sumber daya kelautan.