Survei Topografi dan Batimetri Sempadan Sungai Cipamokolan dan Cisangkuy Jawa Barat

Project Details

PT Karta Bhumi Nusantara melaksanakan pekerjaan survei topografi dan batimetri pada koridor Sungai Cipamokolan dan Sungai Cisangkuy di wilayah Bandung, Jawa Barat. Kegiatan ini bertujuan menyediakan data geospasial yang menggambarkan kondisi eksisting sempadan, elevasi permukaan tanah, serta geometri dasar sungai sebagai dasar perencanaan dan pengelolaan kawasan sungai.

Project Name
Survei Topografi dan Batimetri Sempadan Sungai Cipamokolan dan Cisangkuy Jawa Barat
Client
BBWS Citarum
Category
Aerial Mapping,Hidrografi
Location
Bandung, Jawa Barat
Year
2026

Project Summery

Latar Belakang Proyek

Sungai Cipamokolan dan Sungai Cisangkuy merupakan bagian dari sistem Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum yang memiliki peranan penting dalam pengaliran air di wilayah Bandung. Perubahan penggunaan lahan, perkembangan kawasan permukiman, sedimentasi, dan erosi tebing menjadi beberapa faktor yang dapat memengaruhi kondisi morfologi serta kapasitas pengaliran sungai.Untuk mendukung perencanaan pengelolaan sungai yang tepat, diperlukan data topografi dan batimetri yang mampu menggambarkan kondisi daratan hingga dasar sungai secara terintegrasi.

Lokasi dan Cakupan Pekerjaan

Pelaksanaan survei mencakup dua koridor sungai di wilayah Bandung, Jawa Barat:

  • Sungai Cipamokolan: Koridor sepanjang ±20,2 km, dari wilayah Cimenyan hingga kawasan Tegalluar.

  • Sungai Cisangkuy: Koridor sepanjang ±55 km, mencakup aliran dari kawasan Pangalengan menuju wilayah hilir di Kabupaten Bandung.

Cakupan Pekerjaan Sungai Cipamokolan
Cakupan Pekerjaan Sungai Cisangkuy

Tim Profesional dan Peralatan Survei

Pelaksanaan pekerjaan ini melibatkan tim multidisiplin mulai dari Project Manager, Koordinator Lapangan, Geodetic Engineer, Surveyor, Asisten Surveyor, Pilot dan Co-Pilot UAV, Data Processor, hingga Drafter. Peralatan utama yang dikerahkan meliputi drone DJI Matrice 400 dengan sensor LiDAR DJI Zenmuse L3, dua unit GNSS geodetik CHC i76, satu unit CHC iBase sebagai base station, serta sonar SBES Garmin 585Plus + GT15 untuk pemeruman.

Teknologi dan Metode Survei

Pekerjaan dilaksanakan dengan menggabungkan beberapa teknologi survei untuk memperoleh informasi kondisi permukaan tanah dan dasar sungai.

1. GNSS Geodetik

Pengukuran menggunakan metode GNSS statik untuk menentukan koordinat Bench Mark (BM) dan Control Point (CP), dengan referensi CORS Lembang sebagai dasar pengendalian posisi data spasial.

2. UAV LiDAR dan Fotogrametri

Survei udara menggunakan DJI Matrice 400 dengan sensor DJI Zenmuse L3 untuk menghasilkan data point cloud, Digital Terrain Model (DTM), dan ortofoto.

Teknologi LiDAR membantu memperoleh informasi elevasi permukaan tanah, termasuk pada area dengan vegetasi bantaran sungai.

3. Survei Batimetri USV

Pengukuran kedalaman dilakukan menggunakan Unmanned Surface Vehicle (USV) yang terintegrasi dengan Single Beam Echo Sounder (SBES) dan sistem GNSS RTK.

Pada area perairan dangkal, pengukuran dilakukan menggunakan GNSS RTK untuk melengkapi informasi elevasi dasar sungai.

Seluruh data kemudian diolah dan diintegrasikan untuk menghasilkan model topografi dan batimetri yang dapat digunakan dalam analisis teknis.

Hasil dan Produk Akhir Survei

Pelaksanaan survei menghasilkan data geospasial yang menggambarkan kondisi sempadan dan geometri sungai. Produk pekerjaan meliputi:

  1. Peta Situasi dan Kontur: Skala 1:1.000 untuk Sungai Cipamokolan dan 1:2.000 untuk Sungai Cisangkuy, dengan interval kontur 1 meter.

  2. Ortofoto: Citra udara dengan resolusi spasial atau Ground Sampling Distance (GSD) 10 cm/piksel.

  3. Digital Terrain Model (DTM): Model elevasi permukaan tanah hasil pengolahan dan integrasi data survei.

  4. Long Section dan Cross Section: Profil memanjang dan melintang sungai dengan interval penampang setiap 50 meter.

  5. Dokumentasi dan Data Kontrol: Videografi drone, buku deskripsi koordinat BM dan CP, serta laporan hasil survei.

Manfaat Data Survei bagi Pengelolaan Sungai

Integrasi data topografi dan batimetri menyediakan informasi teknis untuk mendukung perencanaan dan evaluasi kawasan sungai, khususnya dalam memahami perubahan elevasi, bentuk penampang, dan kondisi eksisting koridor sungai.

Data tersebut dapat dimanfaatkan sebagai dasar kajian penetapan sempadan sungai, perencanaan normalisasi, analisis morfologi, evaluasi kapasitas aliran, dan penyusunan langkah pengendalian banjir.

Konsultasikan kebutuhan survei dan pemetaan bersama PT Karta Bhumi Nusantara.

Pengukuran RTK
Pengukuran UAV LiDAR
Pengukuran Batimetri

Untuk mengenal lebih dekat layanan dan kapabilitas PT Karta Bhumi Nusantara, Anda dapat menonton video profil perusahaan berikut: