Project Details
PT Karta Bhumi Nusantara melaksanakan survei UAV LiDAR dan fotogrametri di Batang Toru untuk menghasilkan ortofoto GSD 7 cm, DTM, peta kontur, dan buku deskripsi CP.
Project Name
Survei UAV LiDAR dan Fotogrametri Batang Toru, Sumatera Utara
Category
Aerial Mapping
Project Summary
Survei UAV LiDAR dan Fotogrametri di Batang Toru, Sumatera Utara
PT Karta Bhumi Nusantara melaksanakan pekerjaan Survei UAV LiDAR dan Fotogrametri di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Kegiatan ini dilakukan untuk memperoleh data geospasial yang akurat, detail, dan mutakhir sebagai dasar pendukung perencanaan teknis, analisis topografi, serta dokumentasi kondisi eksisting area survei.
Kecamatan Batang Toru menjadi salah satu wilayah yang memerlukan dukungan data spasial yang presisi, khususnya dalam memahami kondisi permukaan tanah, elevasi, kemiringan lahan, serta perubahan morfologi area sekitar sungai. Melalui kombinasi teknologi UAV LiDAR dan fotogrametri drone, data topografi dapat diperoleh secara lebih cepat, aman, dan efisien dibandingkan metode survei konvensional pada area yang luas maupun sulit dijangkau.
Tujuan Survei UAV LiDAR dan Fotogrametri
Pekerjaan ini bertujuan untuk menghasilkan informasi geospasial yang merepresentasikan kondisi permukaan bumi, baik berupa objek alam maupun buatan manusia. Output utama dari survei ini meliputi ortofoto dengan Ground Sampling Distance atau GSD 7 cm, Digital Terrain Model atau DTM, serta peta kontur dengan interval 1 meter. Data tersebut sangat penting untuk mendukung proses perencanaan infrastruktur, analisis kondisi lahan, evaluasi area pascabencana, serta kebutuhan teknis lainnya yang membutuhkan informasi elevasi dan bentuk medan secara akurat.
Lokasi dan Cakupan Area Survei
Lokasi pekerjaan berada di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatera Utara. Area survei terbagi menjadi dua blok pekerjaan, yaitu Blok A seluas ±990 m² dan Blok B seluas ±587 m², dengan total area akuisisi sekitar ±1.577 m². Pembagian area survei ini membantu proses perencanaan jalur terbang, penempatan titik kontrol, pengolahan data, serta penyajian hasil akhir secara lebih sistematis.
Metode Pelaksanaan Survei
Tahapan pekerjaan diawali dengan persiapan administrasi dan teknis, mobilisasi personel dan peralatan, serta koordinasi dengan pihak terkait. Setelah itu dilakukan survei pendahuluan untuk memahami kondisi lapangan, akses lokasi, batas area kerja, tutupan vegetasi, serta potensi hambatan saat pelaksanaan akuisisi data. Pada tahap pengukuran kontrol, tim melakukan pemasangan dan pengukuran Control Point atau CP serta Independent Control Point atau ICP. Titik CP digunakan sebagai referensi koordinat dalam proses pemetaan, sedangkan ICP digunakan untuk validasi atau uji akurasi terhadap produk yang dihasilkan, seperti ortofoto dan DTM.
Akuisisi Data UAV LiDAR dan Fotogrametri
Akuisisi data dilakukan menggunakan UAV dengan sensor LiDAR dan kamera fotogrametri. Parameter penerbangan direncanakan secara teknis agar seluruh area survei dapat tercakup dengan baik. Berdasarkan laporan, parameter terbang yang digunakan meliputi ketinggian terbang 100 meter Above Ground Level, kecepatan terbang 10 m/s, sidelap scanning 70%, serta mode akuisisi data menggunakan sistem PPK atau Post Processing Kinematic.Teknologi UAV LiDAR digunakan untuk menghasilkan 3D point cloud dengan kerapatan tinggi. Keunggulan metode ini adalah kemampuannya dalam merekam informasi permukaan tanah, termasuk pada area dengan vegetasi atau medan yang kompleks. Sementara itu, data fotogrametri digunakan untuk menghasilkan ortofoto yang memberikan gambaran visual aktual kondisi area survei.
Pengolahan Data dan Hasil Akhir
Data GNSS hasil pengukuran lapangan diproses menggunakan perangkat lunak pengolahan GNSS untuk memperoleh koordinat titik kontrol yang tervalidasi. Selanjutnya, data UAV LiDAR dan fotogrametri diproses melalui tahapan koreksi posisi, integrasi data IMU dan GNSS, pemrosesan point cloud, klasifikasi ground dan non-ground, pembuatan DTM, serta penyusunan peta kontur. Hasil klasifikasi point cloud digunakan untuk memisahkan objek permukaan seperti vegetasi dan bangunan dari data tanah. Dari data ground tersebut kemudian dihasilkan Digital Terrain Model atau DTM yang dapat digunakan untuk analisis topografi, kelerengan, drainase, dan kebutuhan perencanaan infrastruktur.
Buku Deskripsi Control Point
Sebagai bagian dari dokumentasi teknis, PT Karta Bhumi Nusantara juga menyusun Buku Deskripsi CP. Dokumen ini memuat informasi koordinat, sistem referensi, deskripsi lokasi, foto titik, denah lokasi, serta kenampakan horizontal dari masing-masing titik kontrol. Buku deskripsi ini berfungsi sebagai acuan teknis bagi tim survei, tim pengolahan data, maupun pihak terkait dalam proses verifikasi dan pemanfaatan data hasil survei.
Let’s collaborate. Contact us to discuss your survey needs and get the right data from the start.
Kami menyediakan berbagai layanan seperti, jasa survei batimetri sungai, jasa survei hidrografi, jasa pemetaan sungai, jasa GNSS RTK, jasa GNSS PPK, jasa survei sedimentasi sungai, jasa survei kedalaman sungai, jasa bathymetry