Project Details
PT Karta Bhumi Nusantara menyediakan jasa survei UAV LiDAR dan batimetri di Jembatan Lubuk Sidup, Aceh Tamiang, untuk mendukung rehabilitasi pascabencana, analisis topografi, dan pemodelan dasar sungai.
Project Name
Jasa Survei UAV LiDAR dan Batimetri untuk Rehabilitasi Jembatan Lubuk Sidup, Aceh Tamiang
Category
Hidrografi,Reconstruction
Project Summary
PT Karta Bhumi Nusantara melaksanakan jasa survei UAV LiDAR dan batimetri pada area Jembatan Lubuk Sidup, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Kegiatan ini dilakukan untuk mendukung proses rehabilitasi infrastruktur pascabanjir dan longsor melalui penyediaan data geospasial yang akurat, detail, dan dapat diandalkan untuk kebutuhan analisis teknik serta perencanaan rekonstruksi.
Dalam pekerjaan ini, survei difokuskan pada pengumpulan informasi topografi dan morfologi sungai. Survei UAV LiDAR digunakan untuk menghasilkan data elevasi permukaan tanah secara detail dalam bentuk Digital Terrain Model (DTM), sementara survei batimetri digunakan untuk memperoleh informasi kedalaman dan bentuk dasar sungai. Kombinasi kedua metode ini sangat penting untuk mendukung evaluasi kondisi lapangan, analisis stabilitas lereng, serta perencanaan normalisasi sungai dan rehabilitasi jembatan.
Sebelum pelaksanaan akuisisi data utama, tim terlebih dahulu melakukan reconnaissance survey untuk meninjau kondisi akses, medan, dan potensi kendala operasional di lapangan. Tahapan ini juga mencakup identifikasi lokasi survei, kebutuhan perizinan, serta penyusunan strategi jalur terbang UAV dan rencana titik kontrol. Dengan persiapan yang matang, kegiatan survei dapat dilaksanakan secara efisien dan tetap menjaga akurasi hasil pemetaan.
Untuk mendukung ketelitian posisi horizontal dan vertikal, seluruh BM (Benchmark) dan CP (Control Point) diukur menggunakan metode GNSS statik diferensial dengan durasi observasi 3 jam per titik. Titik-titik tersebut diikatkan ke sistem referensi CORS sebagai acuan koordinat dalam pemrosesan data UAV LiDAR, fotogrametri, dan batimetri. Tahapan ini menjadi fondasi penting agar seluruh hasil survei memiliki kualitas geospasial yang presisi dan konsisten.
Pada akuisisi UAV LiDAR, penerbangan dilakukan pada ketinggian sekitar 150 meter AGL dengan kecepatan 10 m/s, menggunakan mode penta-return dan 60% sidelap. Metode ini memungkinkan perolehan point cloud LiDAR dan citra udara yang optimal untuk kebutuhan pemodelan medan dan pembuatan orthophoto. Sementara itu, survei batimetri dilakukan menggunakan Single Beam Echo Sounder (SBES) yang dipasang pada wahana survei, dengan jalur pengukuran mengikuti dan melawan arus sungai serta kepadatan titik sekitar 2–12 meter.
Melalui pengalaman pada proyek ini, PT Karta Bhumi Nusantara menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan jasa survei UAV LiDAR dan batimetri yang profesional untuk kebutuhan rehabilitasi infrastruktur, pemetaan sungai, analisis topografi, dan perencanaan teknik berbasis data spasial. Dengan dukungan personel berpengalaman dan metode survei yang tepat, kami siap menjadi mitra terpercaya untuk berbagai kebutuhan survei dan pemetaan di Indonesia.
Let’s collaborate. Contact us to discuss your survey needs and get the right data from the start.
Kami menyediakan berbagai layanan seperti, jasa survei UAV LiDAR, jasa survei batimetri, survei LiDAR Aceh, survei batimetri sungai, jasa pemetaan topografi, survei GNSS statik, PT Karta Bhumi Nusantara, survei jembatan, pemetaan pascabencana, rehabilitasi infrastruktur